Belajar basic dulu bikin rudal baru melangkah lebih jauh Ukraine salah satu pilihan bagus untuk belajar Sayangnya Tipun masih saja nyesek di hati kenapa ga Rafale atau Grippen.....
pfizer punya ngeri ngeri sedap:takut mending astrazeneca atau sinopharm Keduanya juga perlu dilihat sistem pengujiannya..:ngacir:
2 bulan lebih menghilang mati dah jack ma ini tidak ada bantahan dari kabar berita ini beda dengan ketika isu berhembus pd putra mahkota arab saudi ada bantahan, dan benar dia tidak apa-apa Tahanan rumah palingan gak mungkin CPC langsung eksekusi doi...:D
Seharusnya harga kedelai turun karena permintaan dunia turun..:D Efek perang dagang dan penurunan permintaan belum reda..:ngacir: AAhhh pasti X XXXX yang bermain...:shutup:
suromenggolo Aneh seharusnya kalo investasi yang profit bukan rugi. Kalau memang BES dan BEJ ga bisa dipercaya kenapa kita ga boleh investasi di NASDAQ. Dana Asabri adalah dana pensiunan mereka juga butuh kesejahteraan
yoseful Artinya dah ada tindakan internal sementara faktor eksternal adalah yang tidak bisa kita mitigas. RRC dah jelas ancaman nyata soal 9 dash line sementara kesiapan aparat TNI bisa dikatakan belum mampu untuk head to head.
suromenggolo Ah itu malah ga masalah sebenarnya asal saham dan reksadana yang dibeli bagus malah jadi investasi menguntungkan. Seharusnya invest di saham2 menguntungkan NASDAQ spt Google, Microsoft, NVIDIA, dll jadi duit ga ilang malah nambah dividen
irsowriter tukangbeling7 Kalo soal AL mah sebenarnya gampang wae kalo mo nyari tempat kerjasama terutama Eropa. Spanyol, Jerman, Italia, Denmark, Swedia, Korsel, Jepang dan Londo dah maju semua soal teknologi militer kelautan. Balik lagi duit jadi masalah utama.
suromenggolo Kekekeke Ancuran financial market di sini penuh tepu2 bin gorengan makanya lebih suka lari ke Hangseng. Nikkei, Dow Jones atau langsung ke WallStreet
Penyakit lama ga sembuh juga nype RR ngomong pedes https://news.detik.com/berita/d-3331628/menhan-ryamizard-ke-australia-sampaikan-ke-solomon-jangan-ganggu-papua
Kalo mau TOT mulai yang agak canggih untuk belajar bisa noleh ke Turki atau kalau mau yang dah maju ke RRC, Israel atau US.
Apa apa kalo yang namanya tempat penampungan dana, rawan penyalahgunaan. Mau itu swasta apa negeri ya sama aja. Urusan duit mah, ga kenal agama, siapapun bisa khilaf Jiwasraya dibahas belum Asabri..hehehee ...:ngacir: