Oleh karenanya KRKP merasa perlu untuk mengajak akademisi dan mahasiswa serta masyarakat sipil untuk mendiskusikan hal ini.
Berangkat dari pemahaman tersebut, KRKP merasa perlu untuk mengajak para pihak terutama akademisi dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari perubahan sistem pangan.
Salah satu komponen yang penting dan dapat menjadi tulang punggung sistem pangan yang resilien dan adil dimasa yang akan datang adalah para petani muda.
Petani dan seluruh pelaku atau pihak yang terlibat dalam sistem pangan perlu secara Bersama-sama merumuskan ulang.
Penataan ulang sistem pangan bisa menjadi jalan bagi Indonesia untuk kembali ke track pencapaian tujuan SGDs.
Perubahan ini menjadi keniscayaan bagi kita untuk dapat keluar dari dampak pandemic yang lebih dalam.
Selain itu juga didorong sistem pangan yang mampu melindungi hak-hak para produsen pangan skala kecil dan kelompok rentan
Pandemic ini harus menjadi medium reflektif bagi kita semua untuk menata ulang sistem pangan yang lebih mampu bertahan pada situasi shock baik karena wabah atau bencana.
Dalam konteks Indonesia dan sector pangan serta pertanian, juga perlu dilakukan perubahan sejalan dengan himbauan PBB tersebut.
Kemandegan pertumbuhan ekonomi tentu saja akan memukul kehidupan masyarakat terutama kelompok rentan.