Go.Mi.Nam iya bener banget gan, itu ane kaget ajalah, baru isi pulsa sengaja, ini masih belum terunduh semua di layar udah mati, eh kuotanya ludes.. hahaha.. :Yb
Semoga saja atasannya selalu Objektif dalam menilai bawahannya, karena kalau penilaian kinerja seseorang berdasarkan Like or Dislike, itu yang tidak fair. Karakter Penjilat itu nyaris tidak pernah hilang, pasti selalu ada di lingkungan kerja, mungkin sampai dunia kiamat juga pasti ada. Tapi, perus
setelah ane baca, memang pihak WA memberikan jaminan keamanan untuk isi pesan/tlp. Sumber: https://faq.whatsapp.com/general/security-and-privacy/about-new-business-features-and-whatsapps-privacy-policy-update Ane kutip bagian ini: "Pengalaman berbelanja: Semakin banyak orang berbelanja seca
ane pernah nyoba dulu pake hp sonyericsson, disambungin pake kabel data ke komputer, buka google, sempet nyambung dan itu bikin seneng banget, fikiran ane, wah bisa internetan di kosan (jaman kuliah), tp tiba2 berhenti, pas dicek, pulsa langsung Rp 0, baru juga isi (lupa yg berapa), buset dah.. h...
Ada istilah begini "there is no free lunch", artinya (vesi ane), pasti ada konsekuensi logis atas segala sesuatu, baik itu ketika menggunakan aplikasi A, B, C, dst. Contohnya ketika kita mulai Sign Up Facebook, disitu kita disodorkan kolom isian, dan harus diisi (contoh: no HP atau alamat
hmmm.. semoga bukan disengaja buat konten ya gan, soalnya: 1. Kursi roda posisi sudah di tengah, di malam hari (harusnya kalau bekas pakai sudah disimpan ditempatnya). 2. Ada orang yang sedang merekam, tapi tidak dishare bagian awal posisi kursi roda. Itu aja sih menurut ane, benar atau salah hanya
semoga kita selalu dalam keadaan sehat walafiat ya gan, jagalah kesehatan kita, keluarga, dan lingkungan sekitar. nice thread gan, mantul!
ane kutip lirik lagu bang haji rhoma irama: Tiada orang yang tak suka Pada yang bernama rupiah Semua orang mencarinya Di mana rupiah berada Walaupun harus nyawa sebagai taruhannya Banyak orang yang rela cuma karena rupiah Memang sungguh luar biasa itu pengaruhnya rupiah Sering karena rupiah Jadi
hafizhmiqbal ya setuju gan, dalam hal ini jangan hanya dilihat berapa besar penghasilan yang diperoleh, tp dari mana sumber penghasilan tersebut, dengan cara apa penghasilan tsb diperoleh, dan seberapa besar peran kita dalam mengurangi angka kemiskinan. "tangan di atas lebih baik dari tangan d
setuju gan, dalam hal ini ane ngutip UUD 45: Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) yang berbunyi: Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. betul kata agan, kalau ada yang memiliki skill seharusnya disalurkan sesuai skill tsb, dan terse
extreme78 oh iya gan, kebayang ya kalau G Force ane aja naik kora2 ya ampun mau nangis dah, bener. pengen buru2 turun ya ampun dah, apalagi ini yang ukurannya dari 1000 feet ke 250 feet.. dan suka lihat juga yg di video yg pesawat jet atau apalah, mimik muka si pilotnya nampak menua kemudian normal
Jd kenapa ya gan, ane jadi penasaran, apakah faktor alam, atau hal lainnya. Semoga ada titik terang penyebabnya, utk dijadikan bahan evaluasi kedepannya. Nice thread gan, lanjot!
betul gan, setuju. karena belajar kendaraan (motor & mobil) harus berani. kalau ga punya keberanian, gak akan pernah bisa, ada yang bilang pengalaman/ jam terbanglah yang bisa mengasah lihainya menyetir (motor/ mobil). tapi keberanian juga harus dengan perhitungan ya gan, ada ilmunya.. :Yb
ya gan, disini memang pro kontra, ada ortu yang melarang karena faktor trauma, ada juga yang ortunya membolehkan (meski usia di bawah umur), dan ada juga yg tegas (mengikuti aturan), semua punya alasan masing-masing. tulisan ane di atas hanya opini ane aja