"Tuan Norris... Jangan sampai kalah. Apabila engkau kalah,itu artinya kematian bagi kami semua pada saat Ed membalas dendam." Bisik Alfonso. "Ha? Apa kau berkata sesuatu tadi Alfonso?" Tanya Ocong.
yang sedang bertarung melawan Ed. "Tuan Norris... Jangan sampai kalah. Apabila engkau kalah,itu artinya kematian bagi kami semua pada saat Ed membalas dendam." Bisik Alfonso.
Sesaat setelah semua orang keluar melewati gerbang,Alfonso terhenti untuk sesaat memandang kearah puncak Ed;s Castle tempat Gopek yang sedang bertarung melawan Ed.
Tak lupa Alfonso dan Ocong membawa kedua mayat teman seperjuangan mereka untuk dimakamkan kedaerah masing-masing. Sesaat setelah semua orang keluar melewati gerbang,Alfonso terhenti untuk sesaat memandang kearah puncak Ed;s Castle tempat Gopek
bergegas mereka semua membereskan peralatan persenjataan mereka dan berjalan menuju gerbang Ed's Castle untuk keluar dari tempat tersebut. Tak lupa Alfonso dan Ocong membawa kedua mayat teman seperjuangan mereka untuk dimakamkan kedaerah masing-masing.
Semua orang yang mendengarkan pun mengangguk karena mereka paham konsekuensinya apabila mereka tetap berada disana. bergegas mereka semua membereskan peralatan persenjataan mereka dan berjalan menuju gerbang Ed's Castle untuk keluar dari tempat tersebut.
"Tampaknya pertarungan Gopek dan Ed masih berlangsung sengit dan mereka sudah bukan manusia normal lagi. Lebih baik kita segera pergi dari sini. Aku merasakan firasat buruk." Jawab Alfonso dengan suara beratnya. Semua orang yang mendengarkan pun mengangguk karena mereka paham konsekuens
:berdukas huhu sedihnya ditolak atlit esprot :mad ya deh nanti kalau ada waktu aku add tapi bolehnya kalau pakek id smurf :D :mad paling pakek herald-legends biar bisa naik mmr kau :D
"Lalu bagaimana dengan Tuan Gopek?" Tanya salah seorang maid pada Alfonso. "Tampaknya pertarungan Gopek dan Ed masih berlangsung sengit dan mereka sudah bukan manusia normal lagi. Lebih baik kita segera pergi dari sini. Aku merasakan firasat buruk." Jawab Alfonso dengan suara
main dota juga pek? add ane dong : 149686686 maci legend 1 :hammer cupu aku pek :ngakaks ga bakalan. lebih tepat nya udah gak boleh :( maaf ya :( udah masuk atlit e-sport :(
Namun apa daya pertarungan antara Risky yang melawan Udineses serta Kanna melawan Adolf sudah berakhir dengan hasil yang tak terduga. Mereka berempat tewas. Dengan cekatan 10 maid dari kediaman Master Ebipo mengurus kedua mayat tersebut agar nantinya dapat dibersihkan dan dikuburkan dengan layak.
Tampaknya Alfonso beserta Ocong memang berinisiatif berkeliling untuk mencari Udin senpai dan Kanna. Namun apa daya pertarungan antara Risky yang melawan Udineses serta Kanna melawan Adolf sudah berakhir dengan hasil yang tak terduga. Mereka berempat tewas.
Tak lain dan tak bukan tubuh tersebut ialah tubuh dari Udineses serta Kanna yang sudah tak bernyawa. Tampaknya Alfonso beserta Ocong memang berinisiatif berkeliling untuk mencari Udin senpai dan Kanna.
Kemudian mereka berdua meletakkan tubuh-tubuh tersebut ditengah orang-orang yang sedang bersitirahat setelah berperang. Tak lain dan tak bukan tubuh tersebut ialah tubuh dari Udineses serta Kanna yang sudah tak bernyawa.
Alfonso serta Ocong tergopoh-gopoh berlari sambil menggendong tubuh seseorang dipundak mereka masing-masing. Kemudian mereka berdua meletakkan tubuh-tubuh tersebut ditengah orang-orang yang sedang bersitirahat setelah berperang.
Halaman tengah Ed's Castle....... Alfonso serta Ocong tergopoh-gopoh berlari sambil menggendong tubuh seseorang dipundak mereka masing-masing.
"Bukan kau saja yang merasa diatas angin Ed. Pertarungan kita ini bukan lagi permainan anak-anak. bersiaplah." "Heh! Bring it on!" SWUSSSSHHHHH........