Ya lo ngarang lah.. bilang contempt of court itu subyektifitas hakim. Ente dapat darimana ? Darimana sini tunjukin.. Contempt of court itu istilah universal. Klo di indonesia lebih dikenal dengan perbuatan tercela terhadap peradilan. Substansinya sama. Dan terkait itu ada dalam berbagai peraturan...
Lo jangan ngarang bebas... Bicara hukum jangan pakai asumsi lo sendiri. Subyektifitas hakim itu terkait putusan. Klo soal contempt of court, atau pidana/perdata/pelecahan terhadap peradilan, itu diatur peraturan perundang2an, jangan ngaco. Bukan subyektifitas hakim. Klo kewenangan pelaksanaan conte
Tanpa google, gw apal diluar kepala soal ginian. Lama gw d biro hukum... Biar kata lo baik2in gw, nyatanya gw lebih expert soal hukum dibanding lo. Tapi klo soal ngomong kasar dan tidak beretika, gw nyerah dibandingin lo. Gak ada lawan. Dari postingan pertama keliatan siapa yg tidak beretika. Yg b
Presiden dan puan, minta evaluasi pelaksanaan PTM. Anis minta penghentian PTM. Judul membangun opini bahwa Kemendikbud gak gubris atawa menolaknya. Padahal sejatinya, pelaksanaan PTM sudah di evaluasi, dan dari hasil evaluasi tidak sampai penghentian PTM.
Disemua sektor, bahkan di BNPT sekalipun pasti kedapatan yg rada2 miring kanan atau kiri... Biasa ajah. Gak usah lebeh atau baper. :travel
Dan satu hal lagi, kalaupun benar saya baik, kebaikan saya tidak melanggar norma dan etika, tidak bisa dijerat pasal pidana. Tapi anda ngbaik2in orang, bahkan sekalipun itu benar, itu melanggar norma dan etika. Pasal pidana bisa iya bisa tidak. Case closed. Gak mau debat ma orang tidak beretik
augustus.caesar owh gitu yah gan ? Gw pikir contempt of court itu penghinaan atau pelecehan terhadap pengadilan. Sama kayak istilah contempt of parliament itu pelecehan terhadap parlemen. Bukan subyektifitas hakim artinya atau subyektifitas anggota parlemen artinya. Wah ternyata pada baik semua y
augustus.caesar owh gitu yah gan ? Trus pasal untuk menjerat kasus "pelarangan" penggunaan bahasa sunda dalam forum resmi kenegaraan masuk pidana pasal berapa?
Baguslah d tolak. Klo nanti terjadi ledakan covid, ada amunisi buat nyalahin pusat, lepas tangan, sambil ngomong "tuh kan gw kata juga apa". Tapi klo ternyata gak meledakpun dia jg gak ada ruginya. Diuntungkan juga malahan. Nothing to loose di semua kondisi. :travel
Orang monyet nya juga tenang2 saja kok malah lainnya yg kebakaran jenggot. Harusnya yg tersinggung tuh kaum monyet. :hammer
Yg pasti, klo masuk persidangan nanti, hakim jaksa harus sedaerah ama arteria atau minimal tau bahasa daerahnya arteria... Bingung ntar klo dianya jawab persidangan pakai bahasa daerah. Kan gak lucu menyidangkan kasus pelarangan penggunaan bahasa daerah, sementara hakim dan jaksa malah melarang a...
Kami sekeluarga mengucapkan dukungan lahir batin untuk YM Anies semoga istiqomah menjadi gaberner DKI dunia akhirat.. :salaman
Semua kandidat yg diusulin viko, Presiden harus memasukannya dalam daftar... Daftar yg gak boleh dipilih maksudnya.
https://s.kaskus.id/images/2022/02/03/11020747_202202031201320012.jpg JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anggara Wicitra dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E. Permintaan keterangan tersebut tertu...
yusuko wkwkkw... lah gojali mbanding2in sistem pemilu 62 dengan negara lain, sah2 saja klo alternatif lainnya ikut negara ngarobian biar gak pake pemilu sekalian jadi gak ribet. :shakehand2
Maju terus PKS... Mau apapun, gak mungkin "bangsa yahudi" ngebales ke indonesia. Palingan juga palestine yg dipiles2. Atau ekonomi indonesia yg diacak2. Gak apa. Ringan. Gak ngaruh perolehan suara PKS di sini. :ultahhore
Menolong "agama" lain, ternyata juga salah satu cara untuk membela agama ternyata. :cool Bisa saja dengan pelarangan atribut agama tertentu, pada sisi bumi lain, atribut agama kita juga akan diperlakukan sama. Bisa saja disini kita mendiskriminasi agama atau ras tertentu, pada sisi bumi...
Njirr, dah buruan usung wan gabut jadi capres Biar cepet cepet enyah dari Jakarta :ngakak Enak ajah lo... Dukung jadi DKI1 seumur hidup. Biar gak kemana2. :lemparbata
Pertama pasti kriteria profesionalisme.. jika ditemukan lebih dari lebih dari satu kandidat yg seimbang, barulah putra daerah sebagai nilai tambah.