Ane beserta orang HR mengikuti berbagai pelatihan mengenai Gen-Z, akhirnya solusi dari kita simpel aja: kita hire yang usia > 28 atau sudah berkeluarga. Gen-Z single? Lupakan.
Kayaknya ini lebih ke pernyataan politik dibanding ke seni. Mengatasnamakan seni, padahal cuman provokasi murahan doang. Luapan emosi atas ketidaksenangan terhadap figur tertentu. Nggak pantes yang gini-gini disebut seniman.
Ane setuju sih dengan pernyataan pak Tom. Memang seorang pejabat negara yang tidak pernah berada di sektor swasta atau bisnis tidak akan pernah menempatkan dirinya di posisi tersebut. Sudah saatnya pejabat-pejabat negara Indonesia banyak yang dari sektor swasta, tapi juga jangan dikit-dikit gak s
Iya. Yang si Rafael Alun juga begitu. Kebetulan aja anaknya mukulin orang. Eh terus jadi ketahuan hartanya. Kalau nggak bermasalah sih aman2 aja para pejabat walau LHKPNnya WOW.
Marah marah ala emak-emak itu satu hal. Tapi kalau sudah kekerasan fisik, itu hal lain. Abis hidup lo dijadiin ATM sama orang lain seumur hidup.
Ane kebetulan di dunia bisnis. Kalau berhubungan dengan (maaf) keturunan, memang mereka suka sekali pamer foto dengan pejabat/aparat. Ane paling gak suka. Bisnis ya bisnis aja. Barang lo bagus dan murah pasti ane ambil.
Kebiasaan ibu-ibu pejabat di Indonesia. Merasa paling berkuasa, dipikirnya semua orang itu bisa diperintah-perintah kayak anak buah suaminya atau vendor-vendor instansi suaminya... Lupa bahwa dokter itu ... Lebih berkuasa lagi :wakaka
Ini bener bray, ternyata korban kabarnya anaknya petinggi perusahaan swasta dan keponakan dokter konsulen terkenal juga. Mampus lah karir anaknya di dunia medis. Zaman sekarang ga usah songong lah jadi orang berasa paling punya kuasa. Lu gak tau orang yg elo bully itu siapa. orangtua yang bene
Waduh, pejabat + istri pengusaha. Dua profesi yang paling sensitif buat rakyat Indonesia dan target yang sangat empuk bagi para netizen ini. Kasihan suaminya.
Ane kebetulan di bisnis. Punya usaha-usaha terkait IT dan consumer electronics, diluar permasalahan G2G dan memang ketidakefisienan perizinan di Indonesia, tapi ane ngerasa memang dealing sama perusahaan-perusahaan Eropa dan Amerika itu sangat ribet banget. Apalagi yang gede-gede seperti Apple,
Kayaknya rezim yang ini tujuannya cuman satu ya: Menyiksa Pebisnis. Bahaya ni klo gini, bisa2 pada kabur semua dari Indonesia.
Gak bisa tenang aja menikmati masa pensiun di Solo pak? Rumah ada, uang pensiun ada. Mobil ada. Bangun pagi, jalan-jalan pagi, sarapan soto. Pulang ke rumah nonton Netflix, baca buku. Makan siang di angkringan. Sore-malam main sama cucu-cucu. Beribadah.. Itu bukannya kehidupan yg lebih in
Kalau anak ane disuruh nguik-nguik sama ente, jaminan ente yang ane culik trus ane rendem di air keras di gubuk tengah hutan.
Kalau jadi vendor pilih2 bos. Jangan cuman gara-gara rindu proyek, BUMN gurem disikat juga. Ya kayak gini. Pelajari dulu laporan keuangannya, pelajari manajemennya. 15 tahun ane main jadi vendor di BUMN dan Kementrian/Lembaga, Polri dan TNI, BUMN itu termasuk yang paling sulit dan risiko bonco