"Tugas utama kami adalah mewakili rakyat, jadi tak pantas rasanya jika kami diistemewakan atau mendapatkan banyak fasilitas atau gaji tinggi. Yang membuat kami istimewa adalah kesempatan untuk ikut menentukan kebijakan negara," ujarnya. Hakansson menuturkan bahwa parlemen hanya memilik...
"Panti asuhan itu menjadi rumah untuk anak yatim, ternyata dipakai praktik sodomi. Bukan cuma sodomi, tapi mengajarkan praktik LGBT, menciptakan kaum homo di sana," ungkap Dean dengan suara bergetar. Dirinya mengaku sangat tidak terima anak laki-laki yatim piatu yang menghuni panti asuha
Apakah laporan akan dicabut atau seperti apa. Politishit rata-rata ga beres semua. Gara-gara sistem demokrasi money oriented. Akhirnya rusak semua ini negara.
aschu idealis juga dipengaruhi oleh faktor agama, semua agama mengajarkan kebaikan ga ada ajarannya yang nyuruh jadi maling apalagi merugikan banyak orang, tinggal masing-masing individunya pandangan hidupnya seperti apa. Baik atau buruk, surga atau neraka kembali kediri masing-masing.
Negara kasta ketiga sok-sokan bicara kredibilitas. Negara ini udah lama ga ada kredibilitasnya bree, Saat Ini masih dibutuhkan karena masih jadi pangsa pasar konsumtif produk brand mereka, dan masih banyak SDA. Negara kasta ketiga mau jadi negara maju ya ga mungkin, masa rantai makanan yg dibangun
Manjain kounti lwt nikah siri, tapi seringkali yg dinikahi siri apalagi umurnya masih sangat muda ongkos operasionalnya mahal bree. Kek tmn ane kerja di BUMN tapi kere, trus punya bisnis sampingan malah tekor mulu gara-gara melihara ani-ani. :lehuga
Pajak/cukai kendaraan bermotor di negeri ini biayanya melebihi dari ongkos produksi sebuah kendaraan bermotor.
Hmm berarti nilai transaksi jumlahnya sudah ga main-main tuh, apalagi tu daerah berlimpah SDAnya, seperti pak haji gubernur maluku utara yg doyan boking cewek. Btw tu gubernur cuma vonis 8 thn itu blm termasuk remisi potongan diskon karena berkelakuan baik, paling banter jalani hukuman penjara den
Udah tergiur dengan gelar DHC dan testimoni membernya, mana maharnya murah pula. Lumayan buat portofolio mungkin begitu pikirnya, siapa tau dpt endorse jadi menteri atau komisaris ye kan. Terus diperparah dengan timnya padahal banyak karyawannya tuh tapi ga ada yang riset apa ato gimana. malah biki
Tahun depan pajak naik 12% makin suram bree. banyak sektor usaha yg bakalan tutup, investor & pabrik banyak yg akan pindah ke luar negeri. Pungli ormas & aparat semakin banyak dan merajalela seperti dipelihara dan dibiarkan. Yg seperti itu dikatakan Indonesia baik-baik saja. Wait & see
Program mobil atau motor nasional ga ada yg berhasil, ya karena kebijakan pemerintah itu sendiri, belum lg harus berhadapan dengan kartel otomotif. Langsung kena tampol money, contoh kasus rangka motor kropos beberapa waktu yang lalu. Terlihat begitu lemahnya pengelola negara sama kartel kapitali...
Padahal waktu jd anggota dhewan duitnya banyak itu, bisa buat modal buka usaha yg bener, tp kalau ga dikelola dengan baik, habis buat foya-foya pelihara cewe, mabok,turun naik nightclub ujung-ujungnya duit abis, panen berbagai macam penyakit minimal penyakit gula atau stroke. Kondisi seperti itu ...
Negara lain sibuk membangun untuk kemaslahatan dan kemajuan rakyat, kalau dimari sibuk membangun kekuasaan untuk keuntungan kelompoknya saja.sedangkan rakyat cuma jadi objek pajak dan pajak