Cewek: (WAW…Konglomerat pasti!). Mas tinggal dimana? Cowok: Pondok Indah Bukit Golf. Cewek: (WAW kereen. Rumah orang-orang “The Haves”). Pasti gede rumahnya yah? Cowok: Ngga ah. Biasa aja kok. Cuma 3 Hektar.
Cowok Idaman Cewek: Mas kerja dimana? Cowok: Saya cuma usaha beberapa hotel bintang 4 dan 5 di Jakarta dan Bali. Cewek: (WAW…Konglomerat pasti!). Mas tinggal dimana? Cowok: Pondok Indah Bukit Golf.
Cuci Motor Tadi mau cuci motor. Di depan ada tulisan 24 jamSi abangnya nyamperin “neng nyuci?” Aku bilang “Enggak bang. Di sini nyucinya kelamaan sampe 24 jam. Biasanya juga 1 jam. Kelamaan nunggu kalau gitu”
Ditilang Polisi Polisi: “SIM kamu mana?” Cewe: “Hilang pak” Polisi: “Hilang kemana?” Cewe: “Nggak tau, pak. Sekarang suka ngilang-ngilang gak ada kabar. Mungkin udah bosan. Hiks hiks”
Guru: Jadi kau tunggu sampai mereka selesai berkelahi? Ucok: Aku nunggu sepatuku, Pak. Karena satu dipegang mamakku, yang satu dipegang bapakku”
Hari Pertama Sekolah Hari pertama sekolah, Ucok terlambat, dan ditegur guru: Guru: Kenapa kau terlambat. Ucok? Ucok: Maaf, pak. Mamak sama bapakku tadi berkelahi.
Satu Pesawat Tadi di pesawat disapa bapak-bapak yang duduk di samping: “Mau ke mana, dek?” “Surabaya, pak”
Pak Haji Sobirin: “Tadinya uang saya itu 100.000 satu lembar.Kok sekarang jadi 10.000 sepuluh lembar?” Mukidi: “Oh itu…Tadi sebelum ke sini saya tukarkan di warung gado-gado Bi Ijah sama recehan. Soalnya kemarin saya juga nemuin dompet di jalan. Pas saya antar ke yang punya, saya nggak da...
Mukidi: “Itu di bawah pohon mangga, depan rumah Pak Hakim.” Setelah diterima dengan wajah gembira, dompet itu dibuka oleh Pak Haji Sobirin. Tidak ada yang hilang dan uangnya masih utuh 100.000. Namun entah kenapa wajah Pak Haji terlihat bingung.
Pak Haji Sobirin:“Betul, itu dompet saya yang hilang. Saya cari di mana mana tidak ketemu. Kamu nemuinnya di mana?”
Mukidi: “Pak Haji, ini dompet bapak bukan?” tanya Mukidi sambil menunjukan dompet yang baru ditemuinya.
Nemuin Dompet Sepulang sekolah, Mukidi menemukan dompet di jalan menuju rumahnya. Dikarenakan Mukidi adalah anak yang jujur, dompet tersebut diantarkan ke alamat pemiliknya yang diketahui dari KTP yang berada dalam dompet.
Rudi: “Oooo gitu ya, To’?! Jadi harus salam dulu ternyata. Keren yah!” Itulah gunanya sahabat. Seneng ya bareng, bodoh ya bareng juga... :ngakaks :ngakaks
Rudi: “Emang apaan sih “www” itu?? Dito: “Ehmm…kasih tau ga yaaaa..? Ya pokoknya kalau mau masuk website ya harus ketik “www” dulu. Kalau ga salah, itu singkatan dari Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh”
Dito: “Di depanya kata “Facebook” sudah di ketik “www” belum?” Rudi: “Belum To. Emangnya musti ditulis ya?”Dito : “Ya iya dong!”
Rudi: “Hahahaha.. bisa aja loe. Boleh tanya lagi nggak? Aku kan udah masuk di internet, terus aku cari cari Facebook, kok nggak bisa terus yah? Kenapa kira-kira?