banyak bener ya syaratnya tapi buat kaum tuna pasangan, sepertinya mereka akan mencari kriteria pasangan yang mau menerima mereka apa adanya sementara paguyuban bucin cenderung mengabaikan sahabat karena adanya ikatan komitmen yang harus dipatuhi
yah, di sini mah gitu, hutannya dibabat habis. giliran hewannya pada turun gunung, hewannya yang disalahin dan diburu emang ya kebudayaan kita benar2 arif.
gan, indon mah males baca, membaca, mengonfirmasi, dan mencari tahu makanya tukang hoax tumbuh subur.
untung ada masyarakat sampahyang suka buang sampah sembarangan, makanya ada yang kreatif bikin baju dari sampah
makam bentuk suami istri kayaknya gak cocok buat teman2 tuna pasangan deh, lebih cocok buat sahabat bucin
kirain yang sampah cuman anggota hewan perwakilan bangsad, ternyata masih banyak lagi sampah yang harusnya dimusnahkan