Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok....
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok...
Sebagian besar pelaku penyiraman air keras adalah karena modus sakit hati terhadap kekasih atau suami/istri...Apakah Novel juga karena hal tersebut? :toast
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok....
OKTrip hanya berlaku 3 jam dan pakai angkot...Bagaimana pengguna kenderaan pribadi beralih menggunakan kendaraan umum? Mengerti tdk duo pelawak soal Konsep Transportasi massal? Ada-ada saja... :lehuga :ngakak
Namanya team itu sedikit jumlahnya, paling belasan seperti team sepakbola hanya 11 orang ditambah cadangan 7 orang...Lihat saja TGUPP era Jokowi-Ahok-Djarot, paling banyak hanya 15 orang saja...Kalau sdh 74 orang itu bukan team lagi, namanya sdh gerombolan...Jelas saja Kemendagri tdk setuju...Playi
Awalnya banyak yg menganggap UNGA sdh tdk menarik lagi karena puncak pertarungan terhadap pengakuan Mr Trump terhadap Jerusalem sudah selesai di sidang Dewan Keamanan (Security Council), yaitu dgn di-vetonya resolusi oleh US..Namun UNGA ternyata penuh dengan drama politik sampai ada 21 negara tdk...
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok....
Namanya team itu sedikit jumlahnya, paling belasan seperti team sepakbola hanya 11 orang ditambah cadangan 7 orang...Lihat saja TGUPP era Jokowi-Ahok-Djarot, paling banyak hanya 15 orang saja...Kalau sdh 70-80 orang itu bukan team lagi, namanya sdh gerombolan...Jelas saja Kemendagri tdk setuju......
Halahh pendapat lu doank.... Jadi menurutmu jalan raya itu fungsinya utk apa? Ente pernah sekolah? :lehuga :ngakak
Itu sdh sesuatu yg lumrah...Apa yg dilakukan Jokowi-Ahok-Djarot sdh menjadi role model..Jangankan mempertahankannya, ini malah makin mundur dan makin tdk jelas...Kasihan warga Jakarta.. :lehuga :ngakak
Itu sdh sesuatu yg lumrah...Apa yg dilakukan Jokowi-Ahok-Djarot sdh menjadi role model..Jangankan mempertahankannya, ini malah makin mundur dan makin tdk jelas...Kasihan warga Jakarta.. :lehuga :ngakak
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok....
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok...
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok...
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok...
Demi kepentingan preman yg menguasai Tanah Abang (Haji Lulung), baru kali ini ada di dunia dimana Gubernur menjadikan jalan raya sebagai tempat jualan...Selain mengganggu pejalan kaki dan pengguna kenderaan, juga melanggar UU Lalu Lintas (Pasal 28 ayat-1 UU no. 22)...Betul-betul gubernur gobvlok...