Akhirnya...iya...akhirnya, malam ini aku akan tidur sekamar dengan Dita yang cantik dan sekai. Sawerti aku suruh berjaga di luar kamar...dan kurang ajarnya, dia senyum-senyum misterius sambil menggerak-gerakkan alisnya. Duh...aku kan jadi malu.....:hammer Akupun masuk ke kamar dan melihat Dita au...
Benar kata kakek buyut, bahwa dukun itu sudah tidak menyerang lagi. Dan hidup pun tenang. . Tamat....:D Hari-hari berlalu seperti biasa lagi. Ha usah aku ceritain, gimana aku dapat teguran dari atasan dan dapat SP1. Cuek aja deh, baru juga SP1....:hammer Kerja lagi seperti tak terjadi apapun. Yah...
Kemenangan yang sudah ada di depan mata tampak menyenangkan. Sampai terdengar suitan yang menggetarkan. Muncul sosok kakek tua bertubuh pendek, dengan tongkat di tangan. Makhluk astral musuh kami semua mundur dan berbaris di belakang kakek itu. Sosok kakek itu tampak melqyang di udara, sekitat 30...
Malam telah larut, aku dan Idha masih berjaga. Kami ngobrol di ruang tamu berdua. Para ghaibers jelas keliling meronda. Menjaga jika ada serangan yang datang. Aku yang biasanya sudah tepar, saat ini mata masih terang benderang. Lha ditemani cewe cantik, gmana mau ngantuk coba? Apalagi disertai se...
Hidup hemat itu penting...kalo bisa. Kalo emang "terpaksa' ga bisa berhemat, ya sudah. Yah...meaningfull itu tadi lah... Kalo emang perlu dibeli, ya dibeli. Kalo ga perli-perlu amat...ya ngapain dibeli? Artinya, lebih bijak dalam penggunaan cuan sih... Itu kayaknya.
Sikaattt gan... Asal bisa membawa diri, tetep bisa berteman kok. Minimal...bisa godain dosennya....:lehuga