Tidak ada yang lebih indah selain mendapatkan kehangatan dari seseorang yang paling dicintai kala diri sedang disapa pedih, ada rasa hangat dan nyaman.
Selalu hormati orangtua, semenjengkelkan apa pun tindakan dan perintah mereka. Salah satunya dengan jangan pernah cemberut di hadapan mereka. Berusahalah untuk selalu tampak ceria… tersenyum.
Saat bicara mengenai cinta, yang dilihat cewek zaman sekarang bukanlah mengenai ketulusan hati, tapi apa boncenganmu.
Perjalanan ke depan mungkin tidak akan lebih mudah. Atau malah sebaliknya. Nikmati saja kejutan-kejutan yang kau temui. Itu salah satu tujuan dari melakukan perjalanan, bukan?
Kehidupan manusia itu ya begitu; ada saat-saat bahagia, ada masa-masa pahit. Dalam pernikahan, fase pahit bila dihadapi dan dijalani berdua sih nggak apa-apa, tapi kenyataannya kan nggak.
Kau hanya perlu bersungguh-sungguh. Bukan untuk membuktikan pada orangtua atau pada siapa pun. Tapi buktikan pada dirimu sendiri, bahwa kau bisa.
Dalam menghadapi hal-hal yang tidak sesuai dengan pengharapanmu, dalam menghadapi kesedihan, kau bisa memilih satu di antara dua. Satu, hanya bersedih dan membiarkan hidupmu berlarut-larut pada kesedihan itu. Atau, dua, kau bisa bersedih, tapi ada usaha untuk melanjutkan hidup ke arah yang lebih ...
Cowok mengontak mantanya kembali cuma dua kemungkinan; satu, ia sudah kembali jomblo, dan dua, cowok itu desperate tidak nemu cewek baru penggantinya. Lalu, cowok itu mengambil shortcut atau jalan pintas; kontak lagi aja mantannya, siapa tahu bisa diajak balikan.
Cinta itu menyatukan; tak memandang strata, tak memandang tingkat akademik, tak memandang status social.