bikin tepok jidat. ane ngerasa makin bersyukur jdi jomblo dripada terjerumus sama hal - hal unfaedah dan bikin moral terjun bebas begitu. Serius gan...ane miris liat anak jaman sekarang, ngakunya kekinian tapi kok kesannya mental malah makin mundur ke belakang ya??? :hammer:cd
PART 17 Terkadang apa yang menurut kita baik, belum tentu baik di mata orang lain. Apa yang menurut kita benar, belum tentu benar menurut orang lain. Begitupun sebaliknya, sesuatu yang menurut kita salah belum tentu salah pula di mata orang lain. Sebenarnya ini perbedaan persepsi yang biasa terjad
PART 16 “ Na...lo belum mau pulang? Udah sore loh ini. Atau...lo mau temenin pak Ucok jagain kampus.” Kelakar Nina mengusir kejenuhan yang mendominasi lantaran sejak tadi ia harus menemani Medina yang hanya duduk diam dengan wajah cemas di area taman kampus. Suasana kampus mulai sepi, karena ...
PEMBERITAHUAN Illfeelove belum bisa update gan... ane mau rampungin yang trit satunya dulu. Semoga pada sabar nungguin klanjutan si Arlan sama Salsa ya... Awal bulan insya Allah, update next partnya... Doakan saja semoga inspirasinya ngalir terus. :kiss
sama sama sis......asal apdetan rajin,, ane juga rajin mantengin kok..:ngakaks Sipp gan...doa'in aja sehat terus. sama inspirasi ngalir terus... hahah
PART 15 Selera makan Nina seketika hilang mendapati Nando tak kunjung menghalau wajah masamnya. Laki – laki itu tampaknya begitu kesal karena Adam pergi tanpa mendengarkan ceritanya lebih dulu. Sadar atau tidak, Nina jadi ketularan kesal. Bukan pada Adam tapi pada cowok berkacamata itu. Makan s...
PART 14 Tak ubahnya melihat setan di siang bolong, wajah Medina saat ini tak bisa di bilang tenang apalagi santai. Gulungan kertas yang telah terbuka di tangannya hingga menggelinding ke lantai membuatnya seketika bergidik. “ Kakak nggak salah?” tanya Medina pada Adam yang terlihat sibuk meng...
PART 13 Masih di ambang pintu, Medina menatap tak percaya kehadiran Ningrum di rumahnya. Di tambah lagi, ia sangat yakin Ningrum pasti mendengar semua ucapannya tadi. Lagian apa yang di lakukan Ningrum di rumahnya? “ Ngapain lagi lo ke sini?” sinis Medina sambil menerobos masuk ke dalam rumah m
Ini pentingnya, kenapa kita perlu untuk terus belajar dan terus memperluas wawasan kita. Supaya nggak salah langkah lagi dalam bersikap di negara orang.
oknum kyak gini yg sering bikin was-was para penulis. udah capek2 nulis, berharap di hargai dan di apresiasi karyanya. Eh...malah di caplok seenak udel sama plagiator... Dear plagiator... Buat apa di kenal, jika bukan atas usaha dan perjuangan kita sendiri.