shinhikarugenji qavir saya ga mau ketiga2nya hakikat reformasi adalah meninggalkan legacy rejim kusno dan hartot :coblos
pilpres in a nutshell our benevolent candidate vs your tyrannical despots our popular programs vs your oligarchic policies our organic masses vs your paid mercenaries our noble vision vs your shortsighted ambition :beer: :beer: :beer:
antaranews. also poin gw adalah penghambur2an duit pajak buat program populis. pajak seharusnya hanya untuk pertahanan, keamanan, legislatif, dan catatan sipil. anything else is considered a waste of money :o
antaranews. nigger fucking how? antara gw dan negara, salah satu pihak punya angkatan bersenjata lengkap dan itu bukan gw
sosialis bodoh 'rakyat' pasti seneng lah dapet makan gratis. pertanyaannya bukan 'rakyat' seneng tapi apakah itu kebijakan yang bagus. kapan 'rakyat' bisa bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri. kapan 'rakyat' bisa saling membantu satu sama lain menciptakan 'tight-knit community' kalo ujug2nya p
harusnya debat tuh gini relentless, dari awal sampe akhir nyerang terus. emang bego aja warga endon ketularan virus yohanies yang kudu sopan santun dalam merangkai kata2 jadi ngeliat capres nyerang capres lainnya dianggap tidak baik/etis/bermoral etc.
anjing ga seru debatnya fuck you, 2 jam kebuang nonton acara 3 orang kocokin satu sama lain 2 jam yang bisa gw gunain buat maen civ 6, mumpung lagi otw scientific victory ah elah :cd:
wooooooo fucking commie nothing wrong with liberalisasi pendidikan, pendidikan adalah bisnis. sama seperti bisnis, ada yang kualitasnya bagus ada yg buruk. ada yg murah ada yg mahal. rakyat dapat memilih sesuai keinginan dan kemampuannya. socialized education adalah sampah, mencetak banyak c*mmone
anjing yohanies setengah bener soal bansos, salut! setengahnya lagi salah karena doi masih embrace bansos :ngakak