jkw memang seorang politikus yang tau balas budi. awal karirnya melejit karena dibuka oleh prabowo. di akhir karirnya, jkw memberikan prabowo utk menjadi penutupnya. justru ini bagus. dari sini prabowo bisa melihat siapa saja pendukung yang benar2 mendukung pribadi beliau. bagi umat islam juga bagu
jkw mmg terbaik/ dia ga lupa bahwa semua berkat prabowo/ jd gub dki karena prabowo (gerindra modalin). jd presiden karena prabowo.
sibuk.nyaleg ya selera gw sih kalau bs dpt istri yg kaya dan anak pak ustad, tp gw sendiri belum kaya dan masih suka nunda sholat.
sibuk.nyaleg cantik itu relatif, beda org beda selera. istri gw ga gw bilang cantik. tp ayu dan manis. lesung pipi kanan kiri, kalau senyum gigi atasnya rapi menawan, tinggi 155cm, berat 49kg, rambut lurus pastinya. gw kenal sejak 2004, sampek skrg ga bosan liat mukanya. istri gw hijaber, gw anti...
awkarin aja lebih bermanfaat buat indonesia drpd artis ini, sejak jaman pernikahan dini katanya monicah monicah, sampe umur 33 tahun ga jg nikah nikah malah pamer tetec
beragama itu nyari selamat. dari namanya aja islam artinya selamat. tiap ketemu ucap salam, supaya selamat. tp agama islam ga pernah memaksa manusia utk kembali ke islam. lu mau ngentohd di jalanan juga ga ada yg larang
itulah islam, islam paham fitrah manusia. ada manusia yg dilahirkan berkulit putih. ada manusia yg dilahirkan berkulit gelap. ada manusia yg dilahirkan tampan. ada manusia yg dilahirkan tidak tampan. kita manusia ga bs minta bagaimana kita dilahirkan. kebetulan org ini dilahirkan (mgkn) memiliki ...
selama lu ga punya kekuatan politik, you are nothing. no matter how rich you are. at his point hotman cuma bisa pasrah.
bego aja nastak kalau mikir ini asli. beliau hanya me-maintain kepopularitasannya dgn menciptakan drama memalukan ini. suka2 dia sih, toh dia menikmati. abash itu kekasih atau karyawan?
orang kaya uangnya ga habis2 walaupun sudah dua kali ikut pemilihan umum. sementara nastak cuma bisa maki2 dari kandang boar
"Ambo tak pernah khawatir dengan lidah ambo. Ambo tidak pernah mengejek orang. Ambo tidak pernah mencaci-maki orang," tegas UAS. Ustadz Abdul Somad mengatakan, dirinya tak pernah mengejek-ejek pejabat. "Sampai sekarang, ada saya mengejek-ejek pejabat di Indonesia? Partai-partai? Tak