setau saya pemerintah China tidak pernah peduli akan nasib orang Tionghoa di Indonesia selama 32 tahun dipressure oleh orba, mereka pemerintah China diam aja tuh, nggak ada samasekali tindakan mencegah persekusi terhadap keturunan Tionghoa.
kematian itu wajar, tidak usah dikaitkan dengan hal yang tidak relevan. setiap mahluk akan mati. tak perlu nunggu ada sumpah dari siapapun. dan tidak disebabkan oleh ahok atau tuhan apalagi hantu. mati ya karena memang mahluk bisa mati. setiap hari milyaran mahluk mati. hanya sebuah keniscayaan.
karena tidak ada jaminan dari negara atas keamanan dan kehidupan penyintas kekerasan seksual, alias polisi nggak dapat cuan dari ngurusin korban kekerasan seksual. harusnya ada benefit bagi polisi yang menegangkan bidang seksual, misalnya kenaikan pangkat dipercepat bila mengurusi korban kekerasan,
semua petugas di Sumut menerima upeti dari preman. sumut negara milik preman. Indonesia bodoh masih kirim anggaran ke sumut. itu negara lain.
‘Cintailah bangsa Arab karena tiga hal: saya itu orang Arab, Al-Quran itu berbahasa Arab, dan bahasa penduduk surga itu bahasa Arab, dan jadikanlah seluruh dunia ini di bawah kekuasaan mimpiku dan berbahasa serta budaya Arab, hancurkan semua budaya asli setempat'... ttd : syaitonirombeng
pokoknya orang orang yang duduk di bumn seperti juga dpr dan pemerintah: nggak peduli negara rugi atau buntung, nyang penting gua dapat berapa dari kegiatan yang walaupun paling tidak masuk akal. rakyat tidak ada yang berani menghukum mereka. jadi mereka sudah 350+76 tahun begitu kelakuannya. dulu
MUI menerima uang dari masyarakat tapi tidak bisa diaudit oleh auditor finansial independen, berarti bisa dimanfaatkan teroris untuk mengumpulkan modal mengambil alih negara
bersihkan dpr dan pemerintah dari sampah adalah tugas mahasiswa. bersihkan sampah yang ada di masyarakat adalah tugas anggota DPR. bersihkan manusia dari bumi adalah tugas virus covid ver. 3.0
nabi yang asli tidak akan pernah menyakiti mahluk hidup dan tidak akan pernah menyuruh menyakiti mahluk hidup, kecuali nabi itu adalah utusan seman, eh, summon
pencuri, perampok, bajing loncat, preman, begal, dibiarkan tidak ditangkap. karena ada uang bagi-bagi, jadi ada layanan perlindungan bagi warga berprofesi pencuri, perampok, bajing loncat, preman, begal,... tapi warga lainnya yang tidak membayar fee perlindungan, akan dicari-cari kesalahannya, biar
menurut kesepakatan ahli hukum agama, bila tidak tau maka tidak bersalah. tetapi bila sudah dikasihtau masih terus makan dan malah nambah, nah itu melanggar kesepakatan. jadi seharusnya ngecek nya nanti saja kalau sudah di rumah. kalau masih foto video in mangkok, itu namanya mau cari gara-gara s...
menurut UUD 1945, setiap warga negara Indonesia berhak untuk menentukan apa yang dipercayai dan diyakini nya, serta berhak melaksanakan ibadah sesuai kepercayaannya masing-masing. oleh sebab itu, demi tegaknya hukum, tidak boleh ada seorangpun di dalam wilayah negara kesatuan republik Indonesia ini
korupsi sebagai budaya, dasar bagi para pejabat BUMN untuk memperkaya diri dan keluarga, kalau diminta kerja, semua bersikap masa bodoh. salah sendiri mengapa tidak diganti semua orang-orang nya
sistem kasta adalah penyebab kemiskinan struktural yang tidak bisa diatasi di India, Sri Lanka dan negara negara kastais lainnya
mengapa sekolah diharuskan mengajak murid susur sungai, kan sudah tau kegiatan yang sama telah banyak makan korban? atau sekolahnya sudah dilarang tapi masih ngeyel mengadakan susur sungai. kenapa nggak murid2nya diajak ke observatorium . apa murid2 mau disuruh jadi pertapa di hutan?