Pokoknya kalau yang berkuasa itu partai atasnamarakyat Zimbabwe, maka rakyat akan semakin susah karena: Apa yang diusahakan rakyat akan diusahakan oleh perusahaan konco Zimbabwe secara besar-besaran contoh : peternakan ayam broiler dikuasai perusahaan besar . Apa yang ingin dibeli rakyat akan nai...
Uang makan 1M per hari dan Lukas Enembe selama 10 tahun di Papua tak tersentuh hukum. Apa mungkin ini terjadi tanpa bekingan pusat? Atau orang di pusat gobl0c semua? Siapa/ partai apa yang fasilitator dia jadi gubernur? Tidak mungkin di pusat tidak ada mahluk yang dapat cuan dari proyek sebesar it
Orang kan bergerak berdasarkan keuntungan dan ada yang dapat dimanfaatkan. Kalau bergerak saja tanpa adanya keuntungan dianggap sebuah kerugian. Vatikan gereja dll tentu sangat menghitung keuntungan ini. Tidak beda dengan badan usaha. Lagian jual agama lebih cuan bro
Iya tuh maksudnya om Wowo, wan Abud tuh yang diberi kebaikan oleh om Wowo malah dengki dan mengkhianati, pepatah mengatakan "air susu dibalas air tuba" Tindakan pengkhianatan tak termaafkan
Ramai sekali orang berebut kekuasaan Tidak ada yang legowo bilang, kalau kami tidak lanjut ke putaran ke 2 kami bubar dan pulang kampung jadi petani padi atau peternak ayam Nggak ada Semua berebut Bancakan uang pajak yang totalnya 1400triliun, walaupun harus menjual tuhan
Kalau nggak datang nyoblos, nanti surat suaranya dicoblosin siluman untuk pilihan tertentu sesuai yang militan
Quote: "Jadi kalau sudah dislepet Gus Dur, barokahnya jadi orang!,” kata Cak Imin memungkasi." Maksudnya jadi orang gila
Cak Imin tak tertampak kebenaran depan mata. Halusinasi seolah olah seluruh NU mendukungnya padahal hanya mimpi di siang bolong. Mana mau orang berideologi NU mendukung seorang yang mengkhianati Gus Dur
Ada aksi ada reaksi. Awalnya orang Tionghoa tidak exclusive terbukti memakai pakaian lokal seperti kebaya dll. Tetapi karena dibully oleh kelompok fanatik agama dengan menyudutkan orang Tionghoa disebut kapir pemakan babi maka mereka lebih berhati-hati dan menghindari masalah/ persekusi dengan me...
Pelaku mengira Indonesia negara tanpa penegakan hukum. Sehingga orang berani berbuat seenaknya terhadap transportasi publik. Dikiranya Negara kalah dengan premanisme begalisme korupsisme bancakisme mafiasu oligopoli dan shampoogarki. Padahal.....
Janji gampang. Melaksanakan yang tidak mungkin. Sudah berurat berakar sebagai kebudayaan. Harus berupa revolusi anti korupsi. Resiko besar taruhannya nyawa bagi yang memimpin gerakan antikorupsi. Sudah sedemikian parahnya korupsi di Indonesia sudah menjadi budaya.