brainymale Kang Emil kader golkar gamungkin di hire pdip kalau liat situasi skrng. Lagi pula semenjak kasus “maneh” dia banyak dibenci masyarakat. Selain itu, wilayah pegunungan (bandung, bogor, garut) golongan islam pks masih kuat jadi agak susah buat menang kecuali pks gabung pdip. Pilihan ...
brainymale Susi punya basis suara besar di seputaran Pangandaran, banjar, ciamis tapi kemarin prabowo udah berkunjung ada kemungkinan suara terpecah. Ohh iyaa ngomongin wilayah suara jabar terutama pesisir jabar jangan lupakan Ono Surono ketua dpd pdip jabar, banyak kepala daerah kota/kab daerah ...
mikail1881 Apa yg salah ama petugas partai? Jokowi 2014 juga dibilang petugas partai tapi kenyataannya hari ini kebijakan2 jkw sedikit terintervensi dari Mega. Itu bukti petugas partai pdip yg telah ditugaskan di pemerintahan punya kebebasan mengambil kebijakan masing2.
Bupati/walikota di NTT susah di kasih tau ya pak tapi bapak sebagai gubernur juga gabisa ngapa2in, ironis memang.
Kalau koalisi ini berhasil tinggal blow up besar2an perdamaian Mega-SBY kemungkinan besar banyak masyarakat yg bersimpati
Kalau mau makin kuat jangan cuma jalin komunikasi ke elit-elit partai, turun ke gorong2 karena tim ganjar dan PDIP udah start dari kapan tau.
kopaser Ganjar dan PDIP dari awal fokus penguatan massa akar rumput dari mulai bikin pengobatan operasi katarak gratis ampe kunjungan ke pesentren2 hal yg belum dilakuin oleh kompetitor yg fokus menjalin dialog dengan elitis2 partai.
Ibarat idrus marham ngetroll golkar padahal dia cuma kader biasa tanpa jabatan struktural di partai. Mas bud dan effendi simbolon juga begitu
Nah ini ane penasaran cerita dibalik peralihan lisensi miss universe dari YPI ke PT Capella, secara sudah puluhan tahun lisensi dipegang YPI masa semudah itu pindah tangan.
Hari ini dukungan masyarakat lebih militan terhadap tokoh-tokoh agama dibanding para ketua umum partai.
p.star7 mikail1881 Lah kenyataanya internal pdip di 2014 dan 2024 ini mirip2 kalau ga semua elite pdip itu setuju capres yg diusung PDIP tapi mega selalu punya pertimbangan sendiri sebagai kingmaker dan berhasil.
asnol2 Jokowi Kingmaker? Semuanya cuma memanfaatkan nama jokowi buat mendulang elektabilitas, Tapi kalau Jokowi adalah kingmaker itu cuma Tuhan dan Jokowi yang tau.
Fun fact, sepanjang pilpres langsung sejak 2004 sampai hari ini PAN-Golkar cuma menang sekali ngusung capres di tahun 2019.
p.star7 Kalau denger ceritanya Opung Panda perihal pencapresan joko 2014 ternyata banyak penolakan dari elite pdip salah satu yang paling menolak Tjahjo Kumolo. Jadi kondisi Ganjar ama Joko memang mirip2 tapi kalau Mega sudah bersabda semuanya tegak lurus ngikutin itulah hebatnya PDIP.
Ganjar-AHY pilihan paling rasional kalau mau menang dengan memanfaatkan isu perdamaian Mega-SBY dijamin banyak rakyat bakal simpati dan secara langsung bisa mendongkrak elektabilitas 2 partai mereka.
Anies: Jago beretorika tapi lamban eksekusi Prabowo: Nyalinya gede bgt si tapi cenderung paranoid dan sering menggunakan ketakutan daripada logika Ganjar: Pokoknya mawut aja selama PDIP backup penuh, hmm kayaknya Ganjar lebih cocok dibanding yang lain.
Mending dari skrng cari kawan deh faisal basri ini siapa tau setelah 2024 bisa jadi menteri perdagangan atau perindustrian