penggunaan umpatan pada percakapan sehari-hari menjadi tanda kecerdasan orang tersebut. Dengan menggunakan kata-kata umpatan, makin terartikulasi dengan baik kita dalam berkomunikasi. Bagaimana cara pikiran bekerja, otak bekerja, dan juga bagaimana pola manusia dalam bersosialisasi bisa dilihat han
Dengerin baik2 suara kentutnya... Kalau suaranya masih nyaring-melengking berarti aman terkendali... Tapi kalau suara kentutnya dah macem Bass Betot... :beer: Berarti ada indikasi kesono...
dagang ikan jelas untungnya. tinggal ke lelang ikan beli. jual lagi dengan harga tinggi. untung gede. risiko kecil. nelayan banyak yg mesti dipikirin bray Tepat Sekali... Sekarang yg jadi pertanyaan besar... :beer: Bagaimana cara mentransformasi Profesi Nelayan biar lebih Seksi?...
Makanya zee kita di laut natuna biar di garab cina,indonesia terima jadi aja yaitu tinggal beli,ga usah capek capek melaut :lehuga Namun disisi lain... Sedikitnya Nelayan ketimbang Pedagang dan Konsumen... Selaiknya menjadikan Profesi tersebut punya prospek yg cerah... Dengan satu syarat...
Sebenarnya letak permasalahannya... Warga +62 lebih milih jadi Pedagang Ikan... :beer: Ketimbang jadi Nelayan...
Pemirsa... (eaaa!!!) Pe e e pe pe e pe e e pe... (eaaa!!!) Pemirsa... (eaaa!!!) :beer: Kembali ke Lep... (Tooop!!!)
Jangankan datang sendiri ke Natuna... Bernapas aja gak lepas dari pro dan kontra pengamat... :beer: Aiiih, biasalah itu...
Jadi teringat sebuah lagu... :beer: Slamat nenggak kekasih gelapku, Sophia... Smoga cepat kau teparkan aku, Sophia...
Suara kentutnya gak senyaring dulu lagi... Malah cenderung Nge-bass... Dan yg jelas... Ucapan selamat tinggal buat Sembelit / Susah BAB... :beer: Ini sebatas hipotesis semata...
Susah juga ya, utk menyampaikan sesuatu.... Sumber daya (apa pun bentuknya) itu kan terbatas mas. Sementara apa yang harus dikerjakan, jumlahnya sangat banyak. Apa mungkin, semua bidang itu mendapatkan perhatian yg sama? Ini versi yg amat2 disederhanakan, semoga dgn cara begitu bisa anda pahami
Banjir dibilangnya Genangan... Jebol dibilangnya Retak... :beer: Akhirnya ane mulai paham alur berpikir Pak Anies...
Jadi kita ulang saja dr awal. Seperti yang sudah berkali-kali saya katakan, pada satu masa pemerintahan, pasti semua aspek itu dibangun. Tetapi tidak mungkin semuanya mendapatkan porsi perhatian yg sama, iya kan? Selalu ada fokus tertentu, atau istilahnya program utama/unggulan, dalam tiap masa
Gimana sih gan? Saya tidak bisa mengerti bagaimana cara agan memahami tulisan saya. Krn point2 isi tulisan saya sepertinya kok tidak tersampaikan. 1. Agan bertanya, "Apa ada pernyataan ane yg mendukung Wasit yg tidak Adil?..." Nggak ada pernyataan agan spt itu, dan nggak ada jg dlm ja