Manusia munafik. Sok bijak. Jaman bapakmu yang menyengsarakan rakyat, termasuk elu dan kakak2 elu, ga mudah dilupakan oleh rakyat yg pernah merasakannya. :marah
Palingan cuma bacot doank. Begitu yg lain mengesahkan pengunduran diri Jokowi, memangnya Gerindra masih punya taring menolak ? Lha SBY aja udah ancang2 serah terima jabatan sama Jokowi. Mau dibilang makar kaleeee ........:ngakak
@TS jangan banyak bacot deh. Admin disini sudah pro jokowi. Kalo mau nyebarin berita2 dari pskpayungan jangan disini :capedes Elu mau bacot sampai berak2 juga ga mempan sama member2 kaskus disini. Elu kira member kaskus bodoh2 semua kayak pendukung2 elu yang dikasih nasi bungkus basi sama telor da
Gan, saya ajarin cara baca berita yang benar. Enakan mana baca berita yang Agan kutip di atas, apa baca berita yang saya tulis di bawah ini: Namun, hasil pengecekan Katadata menunjukkan dokumen tersebut adalah palsu. Bandingkan, Gan. Yasnov Lho anda sendiri yang bilang diatas : Seperti kata j
maklum jakarta diisi oleh orang2 dongok ga ketulungan kayak gua. mending mereka di deportasi aja dari jakarta bikin susah aja :) :ngakak:ngakak
Seperti kata juru bicara Jokowi, Anies, perilaku pendukung itu mencerminkan kelakuan orang yang didukung. Sebelas dua belas sih, kalo dipikir-pikir: Jokowi: Jangan Salahkan Simpatisan Kepung Kantor TV One http://www.republika.co.id/berita/pemilu/hot-politic/14/07/03/n84diw-jokowi-jangan-salahkan
boleh saja, asal seluruh dana di tanggung kubu prahara dan waktu sosialisasi nya nga mepet. dan dengan catatan, setelah diulang, kalau kalah, NGA BOLEH BANDING KE MK LAGI Setojoooeee ! ! ! Terima keputusan KPU jangan mewek lagi
Saksi2nya seharusnya yg berkualitas spt si Ahmad Dani, Hatta Rajasa, Fadli Zon, Fuckri, Rhoma . . . . . . :ngacir:
Ane curiga ini cuma berita rekaan dari situs2 pro Yahudi. Lagian mestinya kan hasil rekapannya ada dan bisa dilihat klo orang itu memang tidak hadir atau meninggal. Buat kubu nomor 2, tolong gak usah menyebarkan fitnah dan kebencian. Sesudah kalian melakukan kecurangan pada pemilu ini bukankah rak