pemahaman gw juga begitu gan.. apapun yang "dirasa" ga enak/mengusik zona nyaman, langsung ditolak.. padahal iklim usaha di dunia makin kompetitif
kita tidak dilatih untuk itu.. budaya Indonesia "menekankan yang lebih tua selalu benar".. butuh 20-30 tahun untuk ubah hal-hal ini..
trims untuk masukannya.. debat kritis gini jarang2 di kaskus.. concern yang agan-agan bahas di atas sebenarnya muasalnya dari 1 hal yang hanya bisa dientaskan minimal 20-30 tahun (1 generasi).. PENDIDIKAN Sejak merdeka di tahun 1945 hingga Bung Karno lengser 1966 kemudian pindah ke era stabilitas
izin reply gan.. Mengenai "kenapa masalah ini terjadi" lebih karena embusan bara politik.. menurut gw, Indonesia benar2 terbelah pasca pilpres 2014.. sejak saat itu seolah2 semua rakyat Indonesia dituntut berpihak ke Jokowi atau anti-Jokowi.. Aktor2 politik yang loncat kubu makin menamba
Referendum? separah itu kah ketidak-percayaan rakyat kepada Pemerintah? Gw percaya (dan adalah bagian dari) silent majority.. Pola komunikasi Pemerintah mungkin terasa kurang pas, namun gw yakin mereka merumuskan yang terbaik buat Indonesia..
agan @itsandrie benar kita harus melihat "bigger picture" dari peraturan ini. Bukan rahasia kalau Indonesia kesulitan membangun karena iklim investasi tidak menarik. Serba tidak jelas/tumpang tindih dan harus diselesaikan di bawah meja (amplop kiri kanan).. Ada banyak (dan makin banyak) i
Jika iklim kerja yang makin kompetitif = merugikan buruh, sorry to say gan, itu pemikiran orang manja.. Bangsa yang manja ga akan pernah maju.. Gw dukung UU ini demi kemajuan Indonesia
izin komen gan.. 60% pembangunan di era Pak Harto tentunya ga bisa dibandingkan siapapun presiden Indonesia lain gan.. Beliau memerintah nyaris dengan kekuasaan absolut selama 32 tahun, Presiden lain max 10 tahun.. Mengenai hutang, nilainya jangan dihajar sama rata dong.. masing2 jaman tingkat in
quote post sendiri Dari yang gw pahami: Dari sisi pekerja, buruh dan karyawan - ada kenyamanan yang terusik, ada privilege2 yang hilang, iklim kerja menjadi makin kompetitif, posisi kerja menjadi tidak aman Dari sisi pengusaha dan investor - ada kelonggaran2 untuk berusaha, lebih ada kepastian huk
gw kutip post sendiri di trit sebelah Dari yang gw pahami: Dari sisi pekerja, buruh dan karyawan - ada kenyamanan yang terusik, ada privilege2 yang hilang, iklim kerja menjadi makin kompetitif, posisi kerja menjadi tidak aman Dari sisi pengusaha dan investor - ada kelonggaran2 untuk berusaha, lebi
gw kutip post sendiri di trit sebelah Dari yang gw pahami: Dari sisi pekerja, buruh dan karyawan - ada kenyamanan yang terusik, ada privilege2 yang hilang, iklim kerja menjadi makin kompetitif, posisi kerja menjadi tidak aman Dari sisi pengusaha dan investor - ada kelonggaran2 untuk berusaha, lebi
Dari yang gw pahami: Dari sisi pekerja, buruh dan karyawan - ada kenyamanan yang terusik, ada privilege2 yang hilang, iklim kerja menjadi makin kompetitif, posisi kerja menjadi tidak aman Dari sisi pengusaha dan investor - ada kelonggaran2 untuk berusaha, lebih ada kepastian hukum dalam berbisnis...
this :cendols salah satu root-cause kenapa negara kita sulit sekali berkembang/berubah adalah terlalu manja (gw pribadi mending subsidi BBM dicabut - dikenain pajak extra malah, tapi dapat subsidi pendidikan).. Pendidikan rupanya punya 2 mata pedang.. Pendidikan yang baik dan merata akan meningkat
sama nih gan.. sebelum berkomentar lebih jauh, gw pengen baca sendiri draft terbarunya.. Opini ane, misalkan gw pengusaha - dan gw berusaha untuk se-cuan2-nya.. ga mau juga ambil resiko cuan gede tapi ga ada loyalitas pekerja dan stabilitas situasi kerja (dikit2 protes/demo).. Susahnya isu omnibus