jiah sampah dong bro :ngakak gagal 2x Maklum, jadi anggota DPR buat cari nafkah, selain nampang dengan sorbannya yang kudus.
Dia berhasil menjadi anggota DPR (2004-2009) justru bersama PBB. Tahun 2009 gagal jadi anggota DPR, lalu pindah ke Golkar, gagal lagi jadi caleg di 2014.
Syukutlah masih ada tempat terhormat, yakni di oposisi. Oposisi kan sama terhormatnya dengan di pemerintahan. Itu masih lebih baik daripada yang mencla-mencle.
Nah loe, .... belum jadi presiden aja udah macem-macem. Kalau jadi presiden dan urus macem-macem, yang keluar ya emosinya .....
Paling beraninya cuma sampai dermaga penyeberangan di Ketapang, Banyuwangi. Sampai Gilimanuk aja kagak berani.
Apa dia masih WNI? Apa dia bisa nyanyi "Indonesia Raya"? Kok nggak pernah memperkuat timnas akhir-akhir ini.
Orang-orang ini boleh saja mengandalkan kompetensi mereka: intelektual, beradab, penuh semangat juang, cerdas dan entah apalagi. Satu hal yang jelas tak bisa mereka sangkal: konyol.