Betul. Dalam batasan format apbd. Dalam hal lain ya bisa saja salah dong Bisa saja salah kecuali dalam kasus yg sedang di bahas ya bang hihihi....dengan mengirim draft apbd ke kemendagri aja, itu sudah kesalahan mendasar yg konyol yg mencerminkan kualitas bodong dprd hihihi :malu:
Yoi, pergub aja kalo gitu :D Ahok pake strategi sengaja serahin terlambat supaya DPRD juga buru2 mengesahkan karna deadline waktu, padhaal katanya harusnya Jum'at pagi jam 9 dah diserahkan. Tapi ini 20.35 diserahkan, kasih waktu ke DPRD 3,5 jam untuk bahas 6000 halaman :D Panastak malah salahin DP
Jangan menggiring opini dong. Dalam kapasitas hanya soal format apbd begitu nggak mungkin mereka salah karena mereka punya sekretariat, panduan, aturan, dan format baku apbd. Lho...kok dibilang menggiring opini sih. Adalah fakta, bahwa abang berpendapat dprd ndak mungkin salah. Ya udah deh ban
Dalam format baku begitu jelas tidak mungkin salah. Kan sudah ada aturan dan panduannya Ya udah klo abang kekeuh bilang dprd ndak mungkin salah hihihi :malu:
Nggak mungkin bray. Sepertinya si Djarot dapat info yang salah. Dprd nggak mungkin salah? Hihihi :malu:
Lah nggak mungkinlah apbd isinya cuma belanja doang. Lha makanya. Udah rusak memang dprd hihihi :malu:
berarti menurut si gip kamu juga gak nyambung :ngakak legendaris banget dia di BP ya :ngakak Mungkin abang gip lagi ndak konsen bang hihihi :malu:
agan bisa baca wajah yah... kalo pak presiden kita gimana ??? Wah keren klo pak Jokowi bang. Ndak ada tampang koruptor kayak si topig hihihi :malu:
Kok jadi si Djarot yang memeriksa APBD versi Dprd? Dokumen apbd itu kan dari Pemprov juga asalnya. Dapat info dari kemendagri bang. Dokumen memang asalnya dari pemprov. Tp setelah paripurna kan tiba2 dprd punya versi sendiri hihihi :malu:
Maksudnya? Info darimana tuh? Djarot tegas mengatakan APBD DKI 2015 hanya satu yang dikirim oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Yang dikirim Pemprov itu yang paling lengkap karena mencakup pendapatan, belanja, dan pembiayaan," ujarnya. Sedangkan yang dikirim DPRD hanya belanja, buka
Sorry. Bukan Djarot tapi Saefullah http://m.suara.com/news/2015/03/12/162412/anak-buah-ahok-akui-draf-apbd-ke-mendagri-tak-sesuai-paripurna Aneh ndak klo apbd versi dprd itu isinya cuma unsur belanja doang bang? :malu:
Link-nya dong? Lalu masa apbd yg di bahas itu versi dprd yg cuma ada pembelanjaan doang? Konyol bin ajaib tuh bang hihihi :malu:
Udah selesai bagaimana jika dua kali dimasukkan ke Kemendagri dan dua duanya ditolak dan disuruh revisi? Masih ditemukan anggaran siluman walau sudah diajukan dua kali. Apbd yang diajukan tanpa melewati rapat dengan dprd lho. Bold: Sebaiknya tunggu hasil penyelidikan saja. Masih cukup lama kayak
Lama2 kebusukan bakar terbongkar bang. Topig itu kan koruptor. Wajahnya aja keliatan klo bajingan hihihi :malu:
pdhal softcopy atau via intranet jg bs .. :capedes hari gene masi habis2in kertas buat nge-print.. :hammer: Udah ada di UPS eh...USB. Tinggal colok ke laptop aja beres, belagu minta hard copy segala hihihi :malu:
betul, mungkin itu salah satu faktor Ahok sampai berani mengambil sikap frontal terhadap dprd (yang amatir banget). dan yang menarik adalah melihat reaksi Ahok akan hal ini, apakah Ahok akan merealisasikan ancamannya tempo hari dengan menyunat tunjangan dprd. tindakan ini tentu akan semakin membu
dprd itu udah pertaruhkan di angket gan, mereka yakin si ahok bakal lengeser dari angket. makanya nolak yg 2015 kalo terima berarti ngakuin punya ahok asli dan angket bisa buyar:ngakak Hihihi....angket jelas menyalahkan apbd pemprov lah. Tinggal polisi sama MA cukup gila atau ndak untuk mengakui