Kalo gak salah ane pernah dapet ini dari guru BK SMA ane, hanya beda versi sedikit Tapi mantep deh, pengetahuan agan kayaknya luas banget. :matabelo Agan psikolog? :bingungs
Hehehe namanya juga strategi bisnis gan Biar hapenya laku :ngakaks Yang penting sih selalu waspada aja kalau lagi berpergian ke luar rumah :iloveindonesias
ya kalo bicara korelasi emosi rasional EQ IQ ga bisa itu satu disiplin , psikologi disinikan bicara akibat & proses setiap disiplin punya wilayah nya masing untuk IQ sendiri itu ga bisa lepas dari neurologi dan itu masih sebatas lanjutan , menggali lebih kompleks butuh pendekatan filsafat
Panjang banget gan bahasannya Ane ga kuat bacanya :berdukas Btw, menurut ane manusia bukan evolusi dari monyet gan. Karena ane orang beragama, dan ane percaya akan ajaran agama ane protestan, yaitu adam manusia pertama yang diciptakan berbeda dari makhluk lain di muka bumi karena memiliki akal.
saya lebih memandang ini ke filsafat dari pada psikologi mustahil semua nya berdiri sendiri Maaf gan baru bales sekarang Hp ane habis baterai tadi :sorry Btw, maksudnya filsafat apa gan? :bingungs
semua berkorelasi , tidak ada yg berdiri mandiri Keren :matabelo Jadi IQ bisa mempengaruhi psikologi secara tidak langsung yaa gan? Btw, salken yaa gan
In the end - linkin park Meski jadul tapi lagunya manteb gan :2thumbup Menggambarkan kehidupan ane banget, udah usaha keras di awal tapi di akhir selalu aja kandas :sorry
menurut kesimpulan saya demikian dari beberapa buku dan jurnal yg prnah dibaca klaupun salah tolong ajari saya :D Oke gan, makasih yaa sebelumnya. :shakehand Btw, ane belum tau banyak gan, gimana mau ngajarin agan? :D
"Jam berhenti berdetak" itu dalam ilmu fisika lebih ke kalimat konotasi om, yang arti harfiahnya "Waktu berhenti berjalan", artinya kalau kita melihat di luar black hole, waktu di black hole itu berhenti, seolah2 semua materi termasuk jam tangan itu berhenti berputar, diam sepe
Ada kerusakan otak pada orang beragama VERSUS Spiritualitas tanpa agama menyebabkan sakit mental Jadi bingung :bingung :bingung: Ane ijin share pendapat yaa. Selama ini ane selalu memegang prinsip, setiap orang itu berbeda-beda. Ga ada satupun manusia yang sama. Dan ane gunakan prinsip itu di t
Jadi kesimpulannya, IQ hanya mempengaruhi kepintaran saja dan tidak mempengaruhi psikologi gan? :shakehand
Garis besanya setuju gan... Btw, makasih udah nge-kout ane :matabelo Dia lebih memilih mencari kebenaran dunia ketimbang menikmati kehidupan di istana. Dia juga sampe melakukan meditasi panjang untuk menemukan kebenaran. Intinya, orang cerdas pasti lebih memilih mencari hal2 religius yang bergu...
Ane tertarik dengan pertanyaan "apakah waktu itu?" dan "semenit yang lalu apakah sama dengan saya yang sekarang." Menurut ane dua pertanyaan itu adalah dua pertanyaan yang paling sulit dicari tahu jawabannya. CMIIW.
saya ngak berani berpendapat soal ini tapi nt bisa baca disini semoga bs menjawab dr prtnyaan nt Apa kepintaran masuk psikologi juga gan? Soalnya setahu ane psikologi itu membahas sifat dan mental seseorang. Correct Me If I Wrong. Btw, salken gan. :shakehand
Newbie numpang share pendapat yaa. Ane kurang setuju dengan pendapat TS. Karena menurut ane, orang yang benar2 cerdas akan berfikir untuk bagaimana nanti hidupnya kelak di akherat, bukan berfikir hal-hal yang bersifat duniawi. Orang cerdas akan lebih peduli pada apa yang akan terjadi setelah dia m
Para sepuh numpang nanya yaa. Apa ada perbedaan psikologi antara orang yang ber-1Q rendah, normal, dan tinggi. Makasih sebelumnya :shakehand