Gw tinggal di Jakarta LEGAL. Ada rumah, tanah, sertifikat hak milik, dan tiap tahun bayar pajak. Jadi wajar, kalau PEMDA DKI dan GUBERNURNYA bertindak GABENER, itu wajib gw KRITISI, SIAPA PUN DIA. Bukan gara-gara gw benci GABENER-nya. Tapi karena gw udah melakukan semua kewajiban gw sebagai warga
Setuju bro, lihat postingan gw di atas. Jadi tatarannya bukan religi, bukan dogma, tapi udah melebar ke tataran sosial. Mengancam kehidupan bersama dalam masyarakat.
Arti kafir, secara religi, adalah orang atau golongan yang tidak mengimani Allah dan Rosulnya. Seandainya "kafir" dikontekskan hanya dalam tataran religi dogmatis, kagak masalah. Memang semua yang di luar Islam itu sebutannya "kafir". Benar. Setuju. Dalam konteks dogmatis Islam,
Ayat yang harus dipelajari benar-benar konteksnya berdasarkan masa ayat tersebut diwahyukan. Keyword: Kanjeng Nabi Muhammad adalah PEDAGANG. Pelajari itu dulu, baru maknanya akan jelas.
Arti kafir, secara religi, adalah orang atau golongan yang tidak mengimani Allah dan Rosulnya. Seandainya "kafir" dikontekskan hanya dalam tataran religi dogmatis, kagak masalah. Memang semua yang di luar Islam itu sebutannya "kafir". Benar. Setuju. Dalam konteks dogmatis Islam,
Netizen kita lucu emang. Kalo lagi gini, tanpa sadar pro Iran yang syiah, hanya krn Iran mau revenge US Dulu pernah ngedewain Muammar Khadafi, karena jadi simbol perlawanan ke US Pernah juga dukung Saddam, karena berani menantang US. China ribut sama US, di sini rame-rame berharap terjadi perang da
Nih ya, ciri-ciri "common people" kita (definisi gw, jadi jgn protes tanya sumbernya!): 1. Jaim Alias "jaga image", alias gengsian. Namanya orang, biar dianggap kaya = harus punya mobil Namanya orang punya mobil = harus pergi kalo liburan Namanya pergi liburan = harus ke luar
"Siapa yang menyakitinya, maka menyakiti saya juga." Anda itu siapa berani pasang badan? Nabi? Thanos? Yoda? Kalau masih manusia, ndak usahlah jumawa.
Intinya bukan gak nolak komunis, gan, tapi gak nolak bergabung ke pemerintah yang sah. Jadi ini bukan soal komunis vs islam. Lebih ke pemerintah vs potensi separatisme. IMHO :shakehand2
Di agama apa pun fanatisme bahkan radikalisme itu ada. Masalahnya, ketika bertanya soal agama lain, coba minimal bertanyalah ke orang yang tidak fanatik. Percuma yang fanatik dijadikan acuan. Jawabannya sama-sama bakalan ngajak perang. Ucapan, mau selamat apa aja, itu ada di tataran sosial. Mau ng
i.am.legend. Bener bro, dan seolah kesalahan skr "dilempar" balik ke temen-temen yg merayakan natal karena alasan-alasan di atas. Padahal masalahnya so simple, spt yg gw tulis. Pelaksanaanya aja yg memang butuh kebijaksanaan mendalam. Peace.
Klo mau diperhatikan di trit ini ada kecenderungan mulai dibangun narasi-narasi seperti ini (juga di beberapa forum lain): 1. Si pejabat publik (siapa pun), sudah baik, mau ngunjungin gereja pas natal, menjamin keamanan, dll. Kok balasannya nyinyir gitu sih? 2. Orang Kristen gak tau terima kasih, u
kosofyu Tidak ada di posting gw yang benci Anies. Balik lagi, kita ke soal SOP aja. Tupoksi Anies apa? Klo tupoksinya untuk ramah tamah, mengucapkan selamat natal, bisa dilakukan kapan aja, di luar urutan liturgi ibadah natal. Klo tupoksinya mau lihat/mantau kondisi, ya silakan gak usah pakai r
kosofyu Posting yg mengkritisi Anies bukan masalah damai/gak damai bro. Tapi lebih ke masalah etikanya sebagai pemimpin. Paham juga klo tugas Anies di malam natal itu banyak, kunjungan ke bbrp gereja, agendanya padat. Oke. Makanya dibuat simpel aja, klo cuma utk kunjungan, sekalian cek kondusivita
Duatuju (dua kali setuju). Optimalisasi angkutan barang pake kereta, itu yg penting skr. Ngurangin jumlah truk yg makin padat di jalan. Gerbong barang dibanyakin, titik loading/unloading dibikin makin banyak di stasiun-stasiun potensial, termasuk kerjasama dng pelaku industri utk bikin sepur simpan
Gw setuju. Barang2 tertentu gak bisa dng nyaman dibeli secara online. Jadi, faktor jualan online itu mungkin hanya faktor kesekian. Yg paling utama, ketika gaya konsumsi masyarakat bergerak ke "normal" (karena "oli ekonomi" alias uang haram tadi berkurang), ya pola sebenarnya se
Polusi suara hajatan itu bukan cuma soal bikin brisik pas waktunya adzan atau sholawatan aja. Klo di rumah ada bayi, pasti keganggu (yg pernah punya anak/bayi, pasti paham) Klo di rumah ada yg sakit, apalagi sakit gigi, pasti puyeng. Emang anak-anak gak perlu belajar? Satu hajatan 3 hari 3 malam,
Dulu pas jaman kampanye, pada ribut soal pencitraan. Sekarang ane mo pake istilah itu lagi, ah. INI SEMUA DEMI PENCITRAAN GEROMBOLAN KADRUN, BIAR YG PEGANG JAKARTA SEKARANG JALANNYA MULUS KE RI 1, 5 TAHUN NANTI. Gitu, dah... :wkwkwk
Dulu pas jaman kampanye, pada ribut soal pencitraan. Sekarang ane iseng pake istilah itu lagi, ah. INI SEMUA DEMI PENCITRAAN GEROMBOLAN KADRUN, BIAR YG PEGANG JAKARTA SEKARANG JALANNYA MULUS KE RI 1, 5 TAHUN NANTI. Gitu, dah... :wkwkwk