Pertanyaan itu muncul akibat stigma bahwa perempuan ada di wilayah domestik alias berperan (hanya) sebagai ibu rumah tangga. Syarat jadi ibu rumah tangga apa? Ya nikah dulu. Syarat nikah apa? Pasti cinta dulu. Kalau kebanyakan ngurus karir (=pekerjaan) artinya nggak mikir rumah tangga dan di Indon
Memang kecelakaan Superjet di g. Salak mistis? Di mana mistisnya, wong semua sdh terbuka terang benderang gitu. https://flightsafety.org/asw-article/circle-of-confusion/ :travel
Lucu? Berkurbanlah sesuai aturan agama, tapi hendaknya jangan jadikan kemalangan makhluk hidup lain sebagai kelucuan. Karena sesungguhnya mereka pun bernyawa dan patut kita hargai. Itulah yang disebut kemanusiaan.
Dan ini juga pentingnya melawan sertifikasi ulama. Soalnya ada banyak ulama yg kualitasnya kayak gini. Demi perut gan...:ngakak
Buat saya yg paling viral ya ada Mbak Astuti ikutan di situ. Bahenol tapi gahar. Berani colek, Spearfish nyelonong. Ya kalau cuma Spearfish, kalau Tomahawk-nya ikut mbecungul juga, repot, 'kan? :ngakak
jagotorpedo Waduh, maaf, ane salah sebut, bukan Marder ternyata. Maksud ane Gepard (Gepard Flakpanzer). :shakehand2
Ingat IFV Marder, kalau gak salah zaman PD II, "Marder" itu dikenal jg sbg kendaraan platform penangkis serangan udara milik Jerman, ya? Yg paling kenal ya Leopard 1 (bukan Leo 2), pernah punya mokitnya (Tamiya 1/48) pakai camo standar Nato era perang dingin. Tapi beda bentuknya gak banya
Tergantung hotelnya, sih. Kalau kelas bintang 5 model M**ia, Sh***ri*a, Fai***nt, dsb. gak pernah nemu model² gituan, yakin aman aja... :travel
Masih perlu wacana seperti ini sekarang? Seriusan, masih perlu? Kalau ujung²nya hanya utk stigmatisasi perempuan dalam hal perilakunya? :travel
“Ahli hukum untuk bergerak menyelesaikan ini, kalau tidak dikhawatirkan menjadi pengadilan rakyat,” kata IKB UI dalam pernyataannya kepada wartawan, Kamis (24/6/2021). Kayak mafia aja loe, main ancam. Kuliah dulu noh, loe beresin, bikin nyak babe loe bangga. :travel
ihiw2000 Betul Om, logika simpel orang ngutang karena ada kebutuhan mendesak pas gak punya duit (klo punya duit ngapain ngutang, kan?). Masalahnya ada di definisi "mendesak" itu tadi. Di masyarakat, ane percaya kebanyakan pengutang jatuh ke perangkap hutang justru karena kebutuhan yg &qu
Akhir zaman nggak ada Om (IMHO). Karena zaman ditentukan oleh perkembangan budaya dan pola pikir manusia. Yg ada adalah akhir dari kebijaksanaan manusia utk memahami dirinya :shakehand2
Tahap-tahap menuju kehancuran: 1. Jahil, iseng (anak²) 2. Vandalisme (remaja) 3. Intoleransi (remaja => dewasa) 4. Radikalisme (dewasa) 5. Terorisme (dewasa) Terorisme tdk tercipta seketika.
Tipikal common people. "Namanya juga anak-anak..." Vandalisme ketika dewasa adalah hasil dari kejahilan masa anak² yg dibiarkan.
Cara paling ampuh ya gak usah ngutang. Atau ngutanglah sesuai dng kemampuan kita utk mencicil. Simpel. Harusnya.
Intinya "mengganti semua peralatan negara yang (ditengarai) disusupi satelit mata²", kan? Kalau diganti, pasti gak disusupi? Atau kalau masih disusupi lagi, lalu ganti lagi aja? Laptop kalau kena virus, lalu ganti laptop baru, gitu kali, ya? :travel
Lihat dulu fasilitas, kebersihan dan pelayanannya. Kalau bagus, dan kira² sudah sama dng tempat² wisata di luar, silakan kasih HTM tinggi utk pengelolaan tempat itu (asal gak dikorupsi). HTM tinggi perlu kok supaya bisa swakelola. Dan HTM-nya all in. Jangan kalau duduk masih dipungut biaya. Men...
"Habluminallah habluminannas" "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah." Maknai dulu dng kebijaksanaan yg dalam, gaes... :travel
Diperiksa? Really? Nggak pernah ngalami tuh sejak isu antipembajakan pertama kali jaman dulu. IMHO, so far, HND, NRT, KUL, FRA, SEA, SIN, ICN, MUC, FCO, SLZ, nggak pernah ada pemeriksaan. Gak tau klo yg lain. Ketika scanning paling diminta dikeluarin dr tas, discan sendiri. Logikanya mau periksa