Buruh di sini. Maunya ikutan buruh di luar. Demo. Okeylah. Tapi ternyata hanya hype-nya aja yg diikuti. Tingkahnya kadang gak dikontrol. Acapkali malah dimanfaatkan pihak ketiga. :cd:
home.utd IMHO, mas, tdk ada hak kita yg diambil dalam kasus antre turun pesawat. Antre adalah sebuah konvensi sosial, yg disepakati bersama sbg sebuah etika. Etika itu bisa dilanggar, atau hak kita diambil, kalau misalnya si penumpang paling depan berlama-lama ambil bagasinya, ngobrol, becanda du
Prof Budi sindir mahasiswi berhijab, UAS:Biasanya yang jelekkin Islam itu PKI Biasanya yg dikit² bawa nama PKI itu yg nasibnya udah kepepet dan gak punya skill utk berargumen dng cara yg lebih elegan :travel
Babe dan guru² ane malah bilang, "Elu kalo nakal jangan nanggung². Jadi Al Capone sekalian, jangan jadi bajingan teri." :travel
Pak Bogat ini aneh, kalau merujuk ke statement-nya, berarti ibukota negara harus ada di "gunung pencut" alias sangat terpencil, tdk terjangkau siapa pun. Padahal zaman skr, gak ada satu tempatpun di dunia yg gak terjangkau modern weapon. Memang kalau gak di Kalimantan lalu gak terjangkau
Bahasa jawanya "nggambleh" Kadang anak² membayangkan menjadi seorang tokoh/karakter dan berdiskusi dng karakter lain, yg ada dalam imajinasinya. Arwah? Roh halus? Penunggu? Bukan! Itu tanda anak kita mungkin akan jadi anak kreatif nantinya. :shakehand2:travel
Antre itu menunggu yang pertama selesai. Dengan alasan apa pun meski kelihatan nggak fair, tetap harus tunggu, kecuali ada hal yg sifatnya emergency (nyawa, sakit, dsb.). Dalam kasus spt itu, si pengantre yg bersangkutan harus menyatakan (declare) kondisi emergency-nya apa, dan yg di dalam antrea...
rp.1000000 Bisa jadi memang begitu bro, untuk kasus2 di Indonesia dan di negara-negara Muslim. Tapi khusus soal perkucingan ini, di Eropa pun kucing (apalagi hitam) identik dengan witchcraft. Jadi di sana pun ada negara tertentu yang percaya bahwa mencelakai kucing berujung kesialan. Jadi memang ke
Mitos nabrak kucing harus menguburkan pun maksudnya baik, bukan musyrik! Tujuannya mengasah kemanusiaan kita :cd:
Analoginya sama kayak Om Joko pas kampanye capres dulu bilang gini, "Jika saya jadi presiden, saya akan jadikan Indonesia negara bersyariah..." Too good to be true :ngakak:travel
Nenek moyang di Arab? Ciyus? Dari sudut agama, mungkin, walau perlu dicermati lagi apakah di kitab disebut eksplisit lokasi awal Adam & Hawa adalah di Arab. Pendapat lain dari sains bilang nenek moyang manusia dari Afrika. Nah. :travel
Dari dulu gw gak pernah mendasarkan tolok ukur kemanusiaan seseorang dng atribut keagamaan yg tersemat di dirinya. Mau itu jilbab, baju koko, tasbih, rosario, sajadah di dashboard mobil, kalung salib, gantungan santa/santo di kaca depan mobil, whatever-lah. Keimanan tdk utk dipamerkan, dan atribut
xmarath m3mpis tridot Di sini sebenarnya bukan masalah action figures, mobil, atau guci porselen, atau barang lain. Bukan masalah nilai barangnya, mahal atau receh. Tapi lebih ke masalah etika kalau masuk ke teritori milik orang lain, sopan dan jangan merusak apa pun di dalam wilayah orang itu,
Mulai main video lawas, ya... Mau dibalas ganti pakai video lawas juga? Hayuuuk... Lagian, konteksnya apa pak Basuki marah²? Kalo warganya ngeyel ya dimarahi. Wong di jalan melanggar rambu aja dihukum tilang kok. Mau ganti Kapolri hanya karena ketilang polisi di jalan? :ngakak :travel