Mental "Namanya juga anak², maklum deh. Maapin, yah..." And the world keeps going on (in a wrong way). :cd::travel
Betul sekali Mas Ustadz. Wanita berbusana minim memang teroris. Mereka penyebar teror yg sesungguhnya. Teror utk otak² ngeres macam sampeyan dan pengikut sampeyan
Bill sih bisa aja dibikin. Ini konten buat naikin like apa bukan, sih? Too good to be true klo berani ngasih harga teh manis di atas harga spaghetti. Restorannya apa? Cek dulu. :travel
Hanya satu rudal, Anda sudah selesai (tapi setelah itu, yg support mereka banyak, ada Amrik, Inggris, bahkan mungkin China. Siapa yg loe bilang "selesai", 'Drun??? bodoh kok gak ono seri-ne) :ngakak:cd:
Mengibarkan bendera di KEDUBES sama persis spt mengibarkan bendera di negaranya sendiri. Di Inggris sana pasti banyak ragam bendera dikibarkan, bukan cuma LGBT. MUI tahu nggak? Dan mau protes jugakah?
Jadi, kita redefinisi makna kata "kaya" ini dululah. Kaya itu bukan soal banyak duitnya. Kaya adalah bersyukur dan feel happy dengan semua yg kita punya saat ini. :shakehand2
Ya memang sahih, Tad. Kita percaya kok, berita itu bukan hoax. Enak tho kena diskriminasi? :iloveindonesia
108 M? Angka dari mana? Kok ngasih tanggung amat? Nggak 100 M? Atau 110 M? Halu. :ngakak:ngakak:ngakak
Logikanya kalau teroris atau mau menculik anak², atau mau bermaksud negatif, malah gak bakalan mau pakai pakaian mencolok seperti ini. :travel