Wkkwkk requestnya gadis... Ngopi dulu gaess.. https://s.kaskus.id/images/2020/12/04/10870384_202012041021560330.jpg https://s.kaskus.id/images/2020/12/04/10870384_202012041022050436.png https://s.kaskus.id/images/2020/12/04/10870384_202012041022260196.png https://www.instagram.com/p/CGhRkVUA1MH/
Mau dukung mau tolak.. Kalau memang sudah naik pasti sulit turun. Kalau ga bisa naik, tahun depan sisa sebulan tinggal tinjau ulang.
Bagaimana jika Sehari sebelum pilkada rapid.. Tahu2 reaktif, tahu2 swab positif jadi cluster.. Duar... Jgn ngikutin gerombolan siberat kumpul dulu baru positif baru di swab itu jg ada yg 1 rahasia.
"Angka (8.369 kasus) yang tinggi ini disebabkan oleh sistem yang belum optimal untuk mengakomodasi pencatatan pelaporan dan validasi data dari provinsi secara real time," kata Wiku dalam konferensi pers dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (3/12/2020). Bu Menkeu saatnya ngeluarin CUANNN. Pang
Wah sudah random ini hitung cepat covid. Yang dikota sih enak akses swab dari sisi ekonomi lbh bs dijangkau meski berpikir 2x, yg didesa mau swab saja kadang mikir 10x. Semoga badai cepat berlalu.
Asal jgn dapat laporan ABS aja ini Airlangga. Pakai beberapa source kredibel dan independent tidak hanya satu tapi beberapa.
Pecah2 jadi beberapa provinsi di Papua. Nanti akan banyak raja2 kecil berebut kekuasaan. Sehingga sibuk dengan provinsi masing2. Lupa dengan memerdekakan diri.
Saatnya beralih ke energi terbarukan.. Kendaraan listrik.. Tapi PLN masih pakai Batubara, Minyak dan Gas buat supply pembangkitnya. :travel
judulnya tanpa gangguan aparat.. Lah itu ditangkepin yang ngumpet diem2 bikin upacara pengibaran bendera di tempat terpencil mah abis itu kabur. ketahuan langsung diturunin. Coba OPM kibarin itu di alun2 kota kalo emang bernyali.