Ya Entah Bijak seperti Buddha Ya Entah Liar seperti Zarathustra Ya Entah Tampan seperti Don Juan Ya Entah Ahli bedah ruang dalam seperti Budi Darma Ya Entah Autentik seperti Kierkegaard
Ruang dalam remuk redam, kok, percaya diri banyak keturunan? Kesadaran bermodalkan instingtif, kok, percaya diri tanpa malu atas kebodohan selama ini? Ah! Jijik sudah aku padanya!
Deretan pesan yang orang lain katakan, sungguh, bukan aku tidak peduli. Namun, kilas balik menunjukkan bahwa ungkapan "tidak semua anjing berbentuk hewan" itu ada benarnya. People=Shit!
Dari banyaknya perjumpaan muka, dia boleh jadi orang kedua, soal tahu kondisi haram jaddah. Namun, laksana bertemu dengan diri yang lama. Citra tidak peduli atas omongan, tanggapan, dan ruang batin milik orang lain itu terasa nyata. Egois! Walau kemudian bersifat samar.
Katakan, omong kosong, pada dunia binatang! Katakan, jalang, pada seni tipuan dalam wajah manis! Katakan, mampus, pada jiwa yang renta di punggung ironi!
dari segi tulisan dihasilkan oleh kecerdasan buatan. beberapa komentar di YouTube dan KasKus, tidak lain dan tidak bukan, cara mengalihkan perhatian supaya barang bisa masuk. :tabrakan: :tabrakan: :tabrakan: