Loh yang dia bilang bener kok, apa salahnya? Banyak orang Indonesia yang kabur ke luar negeri karena lingkungan di sini gak mendukung. Itu fakta kok. Cuma masalahnya Indonesia terlalu demen menutupi aib.
- Rambut masih kelihatan - Rambut dicat - Pakai make-up - Suaminya profesor liberal Kadrun banget /s :lehuga
Kalau mau contoh yang sistemik, aturan tionghoa gak boleh punya tanah di Jogja itu sistemik. Presiden wajib Islam itu sistemik. SKB rumah ibadah itu sistemik.
Namanya ngasih duit, tanpa kontrak, siapa suruh ngasih? Gak ada hukum melarang pindah-pindah agama, kecuali ada bukti dia memang penipu. Jadi kesimpulannya ya jangan seneng dulu kalo member bertambah. Bisa aja besoknya murtad lagi.
1. Gak terkenal, siapa sih? 2. Apanya yang ganteng? 3. Pindah agama? Bodo amat. Mau mualaf kek, murtad kek. Agama itu urusan pribadi. Cuma di Indonesia apa-apa dikaitkan dengan agama, sampai kalo google nama selebriti selalu ada auto-complete "agama"
Mau salahin pendidikan rendah, tapi kadrun yang sekolah S2 ke luar negeri juga sama aja masih teriak PKI PKI. Bingung jadinya mau salahin apa.
Tamat udah, rakyat gak mau nurut pemerintah juga tutup-tutupin. Dampak mental bobrok orang Indonesia.
Kalau "mendapat perlakuan masokis" berarti daddy-nya yang masokis ya? Berarti daddy-nya yang minta dicambuk gesper sama NF? Gw gak salah ngerti kan?