yes, eukasi itu penting baik pada masa orientasi maupun setelah jadi mahasiswa seutuhnya, tapi namanya edukasi itu harus di lestarikan ke generasi berikutnya, anda mengajarkan sopan santun, maka junior anda akan mengajarkan hal yg sama ketika jadi senior, begitu juga dengan kekerasan. dan keras b...
kalo emang dibilang bukan "membuang", harusnya tiap hari ibu trimah di jenguk sama anak2nya, nah itu dijenguk ndak? (ini bermain logika aja lho yaa)
berbuat onar kayak apa?, mirip keluarga ane, eyang ane punya anak 6, tidak ada yg mau serumah, kalopun datang kerumah eyang, cara duduk saja jadi masalah, sampai2 ibu ane yg anak pertama dari eyang sampai pernah jatuh sakit depresi mengurusi eyang yang bikin "onar", tapi apakah harus di...
hidup.adalah soal bertahan hidup, kita tahu ketika orang lain lebih membutuhkan, tapi apakah orang lain itu tahu bahwa sebenarnya andalah yg lebih membutuhkan saat itu??
masih pacaran biarkan saja, tapi kalo sudah akan menikah, sebaiknya lepaskan saja jika dia tidak bisa berhenti dari porn addictnya, adiksi terhadap film porno, sangatlah berbahaya, apalagi dia akan menunggu bahkan mencari yang terbaru daripada pasangannya
Menurut ane: ketika memilih menwa jadi oraganisasinya, maka dia harus sudah siap mental, baik mental jasmani dan rohani, memang terlihat hanyalah oraganisasi di lingkungan kampus, tetapi ane setuju saja jika ada pelatihan fisik yang keras. nah permasalahannya ada pada kesehatan para peserta pelatih
ini ane mau bales mbakmya yg ngetwit itu: itulah sulitnya jadi seorang muslim, makanan enakpun pake diatur, jadi ente jangan mau dijadikan muslim ya mbak, nanti ente kagak mau diatur trus protes, balik lagi ke agama lamamu mbak😂😂
tidak ada masalah besar atau masalah kecil, jika anda bisa mengkategorikan besar dan kecil, dengan apa anda mengukur sebuah masalah itu besar atau kecil???, besar bagi seseorang, belum tentu besar bagi orang lain, tetapi mungkin masalahnya sama,namun cara penyelesaiannya akan berbeda, berbeda dalam
yes semua itu benar jika kita tidak punya kekuatan iman, taqwa, tawakal, dan usaha keras, ane pernah jadi sales motor selama +- 1 tahun, jakarta pusat, saat makan siang, beberapa temen ane makan nasi warteg/ padang, ane paling mentok bubur kacang ijo (tahun 2009 masih 10ribu/mangkok), pagi ane se...
ini murni rating dan untuk mendapat pendapatan lebih dengan cepat, yaitu jadi 'follower' bukan 'pioneer', layaknya sebuah kampung ada 1 orang jual telo, dan laris manis, akhirnya 1 kampung jualan telo semua, apakah mereka yang ikut jualan telo perlu dihujat?? ini bukan lagi masalah edukasi, tp su...
ane apresiasi dulu lah, memang tampilan dan fitur masih belum cukup responsive, yg jadi pertamyaan ane, seberapa besar keberhasilan aplikasi ini dapat menyelesaikan masalah di lapangan terkait pelayanan atau kinerja kepolisian, tidak seperti aplikasi pajak kendaraan yg langsung memberikan feedback,
apakah nilai baik dikategorikan pintar? apakah nilai diatas 9 dianggap pintar? adakah standar pintar harus nilai berapa? pintar bukan berarti hanya dari nilai, sikap dan perilaku juga menjadi penilaian kepintaran. Nilai 9 atau diatasnya yang tertulis di kertas adalah hasil rajin belajar(membaca, ...
Yang jadi masalah adalah, tidak semua cabang olahraga bisa di biayai negara, bisa disini brati harus mampu dan harus mau, kalau hanya salah satu aja gak bisa, misal mampu tapi tak mau, atau mau tapi tak mampu, dan ane rasa terlalu banyak oraganisasi olahraganya yang kayaknya tidak didanai negara
yaa ini salah satu contoh mungkin, orang tua yang egois, menginginkan anaknya seperti namanya kelak, padahal akan menyulitkan dirinya sendiri terutama ketika akan mendoakan, pertanyaannya, apakah orang tuanya hafal nama anaknya sendiri??, tooh banyak juga nama orang aslinya tidak sesuai ktp dan a...
Ane bisa bilang bodoh tur ndablek ini jadi istri dan ibu, masalah lu bunundiri itu urusan lu sama pencipta lu, pertanyaannya: 1. siapa yang akan melunasi hutang2nya?(hutang tidak dibawa mati) 2. kalau memang hutang itu atas persetujuan keluarga yaa harusnya diselesaikan oleh keluarga, terlebih suam
Kasusnya hampir sama kayak ane, 2 tahun ane kerja di luar jawa, perbulan 18,5 jt, trus ane balik ke semarang, lamar sana sini, berakhir di sebuah universitas swasta, dengan gaji umr, sebagai tenaga lepas aja, apakah perlu gengsi? tergantung gimana kita menyikapinya aja sih bre, ada bbrp faktor ju...
sederhana aja sih, ane pernah di posisi itu, ditambah penghasilan ane sebagai suami nol saat itu, sebagai suami harusnya bukan setia pada istri, tapi pada keluarga, dan istri harus begitu juga, dengan mindset begitu, maka yg terjadi adalah saling meminta tolong saat anak sakit, saling berusaha, b...