Saya mengalami hal yang sama hari ini, 2 kali pemotongan pulsa di oomph dan premium makin kesini tri makin nggak jelas gini banyak konten nyedot pulsa tiba-tiba aktif sendiri. langsung hubungi saja CS di nomor 123 gan minta di non aktifkan.
ya gimana, rapid test tidak akurat, PCR lama keluar hasilnya + terbatas fasilitasnya. sistem tes nya hanya PDP yang memiliki gejala yang diprioritaskan tes. emang kurang dalam hal pendeteksian. padahal virus ini gampang sekali menular meski dengan orang tanpa gejala sekalipun. artinya kalau kont
lah bukannya klo pny file doang ga disebarkan ga kena ITE ya ? bukan UU ITE bro, tapi UU Pornografi https://m.hukumonline.com/pusatdata/detail/28607/undangundang-nomor-44-tahun-2008
soal APD ini sih "katanya" hampir semua negara juga permasalahannya sama, kekurangan. apalagi negara yang kasus positif Corona nya sampai puluhan ribu orang. ya gimana, nggak ada yang nyangka bakal ada wabah sebesar ini. semoga cepat hilang dah itu Corona.
ngeri ya kalau baca data, masa 1000 yang positif itu baru 2% dari total kemungkinan yang terpapar. :takuts memang sih tingkat kematian dibanding kasus yang sudah terkonfirmasi tinggi diatas 8%, berbeda dari rata-rata negara lain yang pernah dikatakan hanya 3%. tapi yang perlu diingat bahwa kondisi
katanya Corona di Italia itu udah evolusi jadi lebih ganas ya? nah kalo disetiap daerah paparan virusnya berevolusi maka percuma juga imunisasi ataupun vaksinasi dong ya?
ada pak padly jon, di gudang dinkes kabupaten/kota ada ribuan. tergantung pemerintah daerah itu stock mau digunakan untuk apa, untuk tenaga medis atau masyarakat. ketahuan kan pak jon kagak tau logistik kesehatan.
truebluezz kasus itu belum positif Corona sih Bray, hasil lab nya belum keluar, hanya saja sebelumnya almarhumah habis umroh, jadi dicurigai Corona, pas sakit langsung statusnya PDP.
karena pakai sistem White list (daftar putih) artinya cuma IMEI yang resmi terdaftar yang bisa digunakan. biar ganti SIM card kemungkinan sama aja, terblokir. soalnya database IMEI satu doang di pemerintah yang punya, saya lupa Kemkominfo kalau nggak salah.
iyanih media beritanya nakutin orang. saya baca auto mikir kemana-mana. bayangan saya, kalau memang sekuat itu virus Corona, maka umat manusia bakal musnah. gimana enggak, yang sembuh dari Corona tidak auto kebal dari Corona, masih bisa kena bahkan lebih parah. yang belum kena pasti bakal kenak
manusia sekarang gampang amat melaknat orang lain, sesama muslim lagi, orang yang lebih tua lagi. :cd Apakah Allah senang hambanya yang suka mencaci maki orang? enggak!!! sebaliknya, caci maki mu itu sebuah dosa yang dicatat oleh malaikat dan harus dipertanggungjawabkan di akhirat.