si KOKO lagi berusaha sedikit sopan pada sang sepuh sengkuni dengan tak sebut Jogya-Jakarta PP :wkwkwk :kbgt: oh si kuya, pantesan gak ngeh ke solo. :D
Lah kasus awalnya karena halaman rumah mu ada di jalan utama dan membentang sampai dekat gang...wajar dong PBB mu mengikuti PBB jalan utama... Kalau kepemilikannya dipisah, lo beli yg sebagian hanya dibagian gang...masak lo beli dengan harga sama kayak yg bagian menghadap jalan utama?? Wajar d
Kan dah dijelasin berkali2 kalau lahan yg dibeli pemda DKI tu berada pada bagian belakang yg fisiknya ada di tomang utara... Beda kalau yg dibeli adalah lahan keseluruhan dari depan hingga belakang... Elo beli rumah di komplek aja harga yg di bagian depan lebih mahal dari pada bagian belakang..
:berduka :berduka http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/04/15/161002126/Susi.Katanya.Pak.Ahok.Menantang.Menteri.Susi.Enggak.Begitu.Lah.?utm_source= WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp "Jadi tidak ada saling tantang-menantang untuk memberhentikan atau apa," ucap Susi. :berd
kemaren sama anggota DPRD bilangnya sepakat menghentikan reklamasi. :batabig sekarang jadi beda? :batabig
sampe sepuluh miliar orang yang tanda tangan juga gak ada kekuatan hukumnya untuk tangkep orang, bodoh. :batabig