tebarkan kasihan diantara rumput menutupi keberadaan jiwa-jiwa terakhir merasai kesedihan untuk penidur tunaikan keindahan diantara lutut selendang hijau menjadi cadar gadis ku yang memiliki kuku berwarna perak berpakaian asap dupa meluruhkan permainan dikala malam dengan bulan seperti kuku kucin...
cerita disebuah kedai tua dipingir kali menebarkan kehangatan kepada jiwa jiwa sendiri yang duduk menikmati secangkir kopi dan segelas teh bersama sepiring tempe mendoan
ku pinta kembali waktu ku kepada mu ku pinta kembali janji ku kepada mu aku bukanlah binatang jalang dari kumpulan terbuang aku hanyalah sebuah binatang pengembara aku khayalan dari mimpi penidur dikala malam bertabur dosa aku bukanlah bulan dimalam lebaran diatas kuburan aku hanyalah sebuah sanj...
gambaran rumah bercat putih kembali dalam ingatan bocah berkaus hitam bergaris merah tersenyum memamerkan sebaris gigi ompong potret dimasa enam tahun tidak ada lagi kecerian dimasa dewasa semua terbungkus kardus tergeletak diantara barang tua selimuti oleh debu dan jaring laba-laba coklat jus be...
lagu terhenti pada nada do bait puisi berganti lirik lolongan menjadi bisik pagi ini semua irama menjadi mati ramai pelayat menghadiri memakai pakaian hitam berpayung daun keladi tangis menjadi lagu merdu meriah dalam sunyi semua berbaris menanti segelas kopi dan secangkir teh tertinggal dibelaka...
ketika agan meminta istri agan untuk menikah dilandasi dengan niat apa ? bila memang ada gejala gejala perselingkuhan maka ada yang salah didalam pernikahan agan. misal : agan kurang memperhatikan kebutuhan istri untuk disayang. agan terlalu kuranng tegas sebagai pemimpin rumah tangga istri agan ...
semalam kugalikan lubang kuburan mengubur sebuah tubuh menyetubuhi dinginnya tanah bersama luka lukai urat nadi mengalir darah merah segar mengecup manis bibir perokok rokok yang berteman dengan segelas kopi tubruk semalam ku datangi pencinta kopi dengan janji meminta bersumpah untuk mendekap mal...
sinar terbatas menerangi sosok si gadis bergaun membentuk sebuah bayangan dengan tangan putihnya memberikan tawaran untuk menikmati segelas teh dan secangkir kopi semua dijadikan kenangan meminta cangkir kosong lain diam-diam memesan minuman dingin berbentuk cendol senyum pun hilang sirna ditela...
ketika hujan turun dibumi seseorang dengan rambut terikat pita merah menghitung tetesan air, dari puluhan hingga ratusan ujung rambut yang basah turun ke bahu kurus dengan gaun berwarna biru meminta agar air berganti dengan kabut menutup semua kebohongan para pendosa dan pemakai topeng yang selal...
aku pendosa kemarin mencuri segelas kopi yang terhidang diatas meja maafkan karena telah bosan meminum segelas teh tanpa gula
segelas kopi disuguhkan kepada pembawa pesan begitu naif mata perawan memandang kekasih terlena oleh segelas teh berbuih susu pada tepi ranjang tertabur bubuk kopi mimpi terjala oleh jaring tertangkap penjaring mimpi
nada suara nyanyian para merawis membuat tuhan tersenyum membuai para bidadari untuk turun kebumi menari bersama para malaikat membuai kebersamaan kedalam lingkaran kasih salam sejahtera bagi seluruh umat menyajikan tanjil merah bagi mu menikahi pengantin berbaju kuning untuk menikmati segelas ko...
ritual pagi memberikan semangat menyungguhkan segelas teh hangat agar senyum itu selalu terpasang membawa sepiring biskuit menjadi teman minum sang kopi
mencari kupu-kupu di padang pasir untuk membawakan pesanan segelas teh kepada secangkir kopi sambil duduk terpaku kepada butir butir kerikil
botol kosong yang ditinggalkan pemabuk diteras toko roti menyisakan sedikit serbuk putih pada punggung membentuk belati yang kemarin bernyanyi sumbang dimalam turun hujan ketika para pendosa menutup wajah dengan topeng sambil menikmati secangkir kopi luwak menatap sinis para penikmat segelas teh ...
cairkan air teh beku kedalam segelas kopi panas saring dengan kertas minyak berwarna merah agar air menjadi seperti darah ketika nadi terputus oleh silet perasaan tertinggal selalu melekat disanubari sang adam yang dirindui oleh sang hawa
larilah bersama ku untuk bertemu dengan kekasih didepan penjual teh menyuguhkan segelas kopi bebas ampas disudut jalan itu penjual teh menanti pembeli yang menukar dengan seikat talas