Gpp Ada tuh contoh yg public speakingnya luar biasa, tapi kerjaannya ga ada yg beres, sampe harus dipaksa pengadilan utk ngeberesin kerjaan (DAN tetap aja ga dikerjain)
Pada saat itu, Sukarno melakukan nasionalisasi perusahaan-perusahaan swasta di Indonesia. Nasionalisasi itu dibarengi pula oleh meningkatkan sentimen terhadap warga non-Indonesia. Akibatnya bisnis keluarga Zecha terpaksa diambil negara. Mereka sekeluarga juga harus angkat kaki dan bermukim di Singa
Eh dilepeh Pas gerombolan 'penyusup' itu ngerusak, ngebakar dan ngelempar bom molotov kok puluhan mahasiswa lain yg ada di sekelilingnya ngga mencegah? Emang mereka baru sekali ini ngelakuin demo? Masa ngga tau kalau dalam kondisi kisruh kayak gitu rentan ada penyusup? Masa udah pengalam
Massa Tolak UU TNI Bakar Gedung DPRD Malang Puncaknya massa mulai rusuh sekitar pukul 18.15 WIB, dengan melemparkan beberapa benda, petasan, hingga bom molotov ke area dalam gedung. Massa juga membakar dua bangunan di sisi timur yang terpisah dari bangunan utama. Ngelempar molotov, ngebakar gedun
Jangan salah wahai akhi TS Orang Jepang justru lebih seneng sama pekerja Indonesia karena rajin, sopan, friendly dan siap ngelembur Dan mereka jg ga sembarang nerima, banyak persyaratannya Makanya banyak jg yg nyari jalan pintas jadi pekerja ilegal di sana
Hah Negara2 di barat normal??? Sama aja negara2 barat juga terancam punah, banyak yg ga mau punya anak karena kondisi ekonomi dan lingkungannya ga mendukung. Mereka udah masuk next stage. Degenderisasi dan wokeness Ditambah invasi refugee yg ga terkendali
Kalau si Didit itu dibilang melambay, Sez Guruh itu menggelinjang :lehuga Karma Kusno tukang main perempuan, dpt anak ganteng tp tuanya jadi Mami Salon kayak gitu
itu netizen yg mengkait2kan dengan koruptor mungkin lupa kalau PDIP itu partai terkorup seIndonesia Tikus hidung babi berbulu banteng ya paling banyak di PDIP itu
Exorcizm oh gitu Itu dikirimin lagi paketan tikus yg uda dipenggal. Kira2 bakal dijadikan candaan lagi ga yaaa. Toh mereka tdk takut 'diteror'
Tempo antek USAID Maaf ya, rada ngga percaya. Palingan itu cuma skenario playing victim biar keliatan kalau Tempo itu waaaw banget sampe harus diintimidasi At least skrg ga ketawa ketawa lagi karena ga bisa dimasak dan dimakan
Menurut cerita yang dibagikan, sang om, yang diketahui non-muslim, dengan tulus membagikan sembako kepada warga sekitar setiap dua minggu sekali. Jumlah paket yang dibagikan cukup banyak, antara 20 hingga 50 paket yang berisi beras, telur, minyak, dan sarden. Menariknya, ketika bulan Ramadan, jum
namdokmai tanggapannya jg sesuai kok. Tempo upload video mereka ketawa2 sambil ngomong kalau kepala babi nya uda mereka masak dan makan
Ini ga ada yg ngikutin medsosnya Tempo ya? Justru tim mereka yg upload video mereka ketawa2 sambil ngomong kalau kepala babinya udah dimasak, malah lagi mereka makan, sambil nunjukin ke kamera si Cica lagi makan lauk kayak kalio gitu Jadi yg ngomong bau, busuk dll, ya silakan crosscheck ke Tempo ny