Ceritanya bagus, tapi ko blum seusai dg judulnya ya, malah ini intens ke kehidupan romansa ts di sma dibandingkan cerita si eljasnya, atau ada plot lain yg lbh luas yg berkaitan?? Nampaknya bakal panjang nyambung nya, pantengin terus deh Kalo menurut saya, bentar lagi bakal nyambung, Gan. :)
Wiwid, Mita, dan Yesi. Siang itu, aku dan anak-anak sudah berada di foodcourt yang ada di sebuah mall. Karena kondisiku sudah jauh lebih baik, aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah besok. Jadi sebelum pulang, hari ini aku ingin saja menghabiskan waktu bersama mereka: Choki, Dani, Ikmal, Jhon, ...
hai, gan. salam kenal. ceritanya menarik. saya mulai baca nih, baru sampai part lima. jadi belum bisa komen banyak. nanti setelah baca, komen lagi deh 😁 Halo, salken juga :) Makasih ya udah mau baca. :shakehand
Part 27 Aku benar-benar nggak nyangka akan bertemu orang itu lagi, orang yang waktu itu pernah nodongin pistol ke Choki ketika dia dan aku pulang dari klub malam. Laki-laki yang ia supiri waktu itu, yang juga memberi kami uang padahal kami udah berbuat salah, pastilah orang yang ia maksud sebagai...
The Dog Sebenarnya aku udah minta pulang sehari setelah aku siuman, tapi anak-anak nggak setuju, lebih-lebih Wiwid dan Yesi. Malam itu aku ditemani sama Yesi, Dani, Jhon, dan Ikmal. Wiwid juga tadi ada di sini, dari pagi malah dia datangnya. Tapi sekitar lima belas menit lalu dia udah pulang, si ...
PART 25 ‘Hweeeuuuuukkkk!!!’ Mereka seketika juga menyadarinya. Semuanya bergegas, satu orang keluar sedang sisanya langsung mengerumuniku. “Ang?” “Ang?” Mereka memanggil-manggilku, mencoba untuk meraih perhatianku yang belum sepenuhnya terkumpul. Jantungku berpacu, dan nafasku tereng...
PART 24 (II) Kami pun pindah dari sana. Di jalan, Mita nyerahin ke aku soal tujuan selanjutnya. Aku tiba-tiba keingat tempat biasa aku ngajakin Wiwid. Mita pun sepakat dan kami langsung menuju ke sana. Secara kami naiknya motor, otomatis aku bisa ngerasa kalo boncenganku geraknya berlebihan. Iya,...
PART 24 (I) Sekitar jam setengah 7, suasana indekos lumayan ramai. Beberapa-satu orang itu masih nggak kelihatan kayak biasanya-penghuni ada di kamar masing-masing. Menghasilkan macam-macam suara mulai dari musik, suara tv, seruan-seruan canda, lain-lain. Kamarku sendiri cuma ada siulan. Asalny...
PART 23 “Eh, lihat Yo,” panggilnya, menunjuk ke hewan yang tengah bergelayutan di dalam sana. “Kamu inget? Kamu dulu senang banget kalo lihat itu di TV.” Aku bingung harus menanggapi apa, pun dengan tujuannya memilih tempat ini. Ya, sekarang ini kami lagi di kebun binatang. Pagi tadi, dia...
PART 22 Berminggu-minggu kemudian, pengumuman kelulusan akhirnya tiba. Sore itu, sekolah kami kosong dari mantan-mantan murid kelas tiga. Hanya ada orang tua dan wali murid yang mengisi ruang-ruang kelas. Mereka duduknya sesuai nama murid yang udah ditempelkan di meja. Aku sendiri diwakili sama ...
PART 21 Ya, malam itu aku jadinya keluar lagi dari kos. Aku benar-benar nggak bisa diam di kamar. Pikiranku nggak tenang. Di telepon, Jhon sama Ikmal ngakunya nggak bisa ikut. Harusnya ajakan itu datang sejak tadi, sesal mereka. Untungnya si Choki bisa. Dan si Dani sendiri memang sengaja nggak ku...
Oh, iya. Sampe lupa. Selamat Hari Raya Idul Adha ya buat agan-aganwati semua!!! :salaman Bolehlah kirim-kirim :ketupat ke sini. :malu
PART 20 GILA! “Setahun? Kenapa aku baru dikasih tau sekarang Om?” “Sebenarnya udah dari kemarin-kemarin, tapi kamu lagi mau ujian.” “Ya itu juga apa bedanya?!” “Papa nggak mau sekolah kamu keganggu Yo. Papa sengaja nunggu kamu selesai ujian dulu.” Saat itu aku seperti tercekat. Da...
PART 19 Ujian Nasional udah kami lewati. Seperti biasa, sekarang ini agenda terdekat adalah acara perpisahan. Untuk perpisahan, sekolah kami ngadain acaranya di gedung serba guna, bukannya di ballroom hotel. Hari itu sekitar jam 4 sore, aku pun berangkat ke sana. Aku sudah sampai di parkiran ged...
PART 18 Aku sudah berada di kos ketika menjelang maghrib. Aku langsung rebahan di kasur setelah hanya melepaskan baju seragam. Dan ketika aku hendak mbablas ke alam mimpi, aku terkesiap karena ponselku berbunyi. Dan ketika kulihat, rupanya dia. Lumayan lama sejak terakhir kali kami bicara. “Hal...
Nggak nyambung cerita ame judulnye tong Kalo cerbung itu biasa gan. Secara masih part keberapa ini. Tapi makasih lho gan udah ngingetin :shakehand :)
iye bang.. soalnya ane suka baper kalo baca baca tentang sekolah sma tuh.. hahahah Oke deh, pantengin aja. Moga-moga bikin betah :shakehand
PART 17 B “Yeeee,” Wiwid bertepuk tangan demi menyemangatiku. “Dan, gantian ya Dan,” aku sambil bangkit. “Oke, siap,” Dani mengangguk pasti. Aku bangkit meninggalkan anak-anak. Yesi dan lainnya yang sedari tadi duduk di depan kelas juga ikut bangkit. Kami pun bertemu belasan meter seb...