infobinjaimu207 1. Disitu ngga ditulis ada garansi ganti rugi untuk efek samping dll. 2. Negara lain ngga ada suntikan vaksin yang kadaluarsa. Khusus wilayah Indonesia dan sekitarnya.
seorang yg tidak kunjung menerima dosis kedua selesainya 6 bulan mendapatkan takaran pertama -> setelah 6 bulan terjadi penurunan efikasi vaksin
sukhhoi Kalo ngga merasa minta disumbang, sekarang duitnya ngga ada, gironya kosong, lewat aja toh? Ngapain sampe masuk berita berhari2?
Feni Rose itu yang tiap hari Minggu jualan apartemen kan? Yang harganya di mark-up super? Anggaplah Heryanty itu ngibul, anggaplah orang gila, ingat orang gila itu ngga bisa dipidana. Aparat2 ini pade ngga ingat malu ye, ngarep2 rakyat sipil nyumbang kontan? Kenapa kgak minta rakyat lain, emang Her
Di agama mana yang bilang dengan doa bisa minta macam2 barang duniawi? Pendeta yang kasih janjian beginian ini yang disebut pendeta palsu.
penista.agama Maaf ya, harap baca lagi dengan seksama. Saya tidak pernah menyebut PKI _ KFC _ MEKDI _ INDONISTAN. Mungkin anda kira saya muslim hardilner, salah. Mungkin anda kira saya muslim, juga salah. Mungkin anda kira saya anti Jokowi? Dengan komentar penggulingan pemerintahan? Juga salah. Ka
Anda benar, tapi sebagaimana kita tahu Cina hanya bisa mengcopy, tidak pernah menjadi pelopor. Alasan minta 0% ini memang cari gara2 saja, saya tebak di belakang ini ada rencana yang lebih besar, bukan semata2 masalah persentase. Contohnya lihat saja Huawei dengan Google Mobile Services vs Huawei...
Hubungannya karena CCP (Cina, bukan PKI) punya saham mayoritas di Epic, lewat kepemilikan Tencent di Amerika. Tencent ini perusahaan swasta yang menjadi front dan disetir oleh CCP.
Artinya anda sudah kena perangkap Epic, dimana dia mati2an merebut pangsa pasar dari Steam, yang meminta persentase 30%. Epic hanya meminta 18%, tetapi Epic Store bila diinstal di komputer anda akan mengirimkan copy data dari semua game store lainnya, seperti Steam, Uplay, dst. Saya akui, saya ju...
Saya sangkutkan dengan CCP partai komunis Cina (bukan PKI ya) karena Cina punya saham mayoritas di Epic. Dan hanya baru2 ini Epic berani melanggar kontrak App Store dan Play Store dengan cara demikian.