iya, 98 terjadi karena prosentase tll tinggi. jadi yg dipegang prosentase keanikan, bukan nominal angka tukar rupiahnya :hansip
ya kenapa g lelah2 sih politik RAS, apa emg sengaja biar panas trus? mau2nya sih kalian dibikin panas.
bagiku open minded menilai sesuatu dr sudut pandang yg berbeda dari semua sisi, dianalisa sisi mana yg menimbulkan banyak negative atau postive buat ambil kesimpulan. sperti kasus yg hangat bocah bunuh bocah, ambil semua sisi dan sudut pandang. :hansip
Nibrashilmy2 ya karena klw asuransi swasta ada batas2an Gan, misalnya limit atau penyakit2 tertentu tergantung iuran dana polis yg agan sanggup.
setelah kuliah ikutilah kodrat lagi? trus ilmunya kepake ga? ngomong juga dipikir dong. jangan kodrat2 mulu. apalagi cewek yang berprestasi di kampusnya, mereka malah lebih seneng ngejar karir ketimbang urus anak. ga jaman kodrat2an sama etis ga etis. kalo merasa nyaman cowok ga kerja ya urus rum
kenapa sampai ada jaman seperti ini? karena banyak cewek yang bekerja, coba semua cewek ada di rumah dan tidak bekerja, pasti cowok dapat pekerjaan yang layak juga, saya faham ilmu itu penting, tapi setelah kuliah ikutilah kodrat lagi, CMIIW
tidak usah menyalahkan orang inget diri sendiri saja saya B XXXX WJL Satria Hijau kalau melanggar stop aje ane kasih minum atau rokok atau apa ajalah.... ane juga tidak merasa paling benar tapi sangat buenci dg mereka uda tau lampu merah masih aja klakson, tolong ini jalan milik bersama bukan cuma
Kalaupun KPU baca palingan pura2 g baca, apaan ni g jelas :sorry Hmmmmm kalau ane lebih prefer k yang saringan KPU yang di PERKETAT (tapi bisa g ya), dg saringan yang diperketat ibaratnya ada orang yg g melek politik milih sembaranganpun, pilihannya masih bagus karena emg ud tersaring. Dan lagi kal