sebelum klaim cina atas LCS, banyak negara asean sudah alami dispute perbatasan yang overlapping, kedatangan amrik bukannya untuk mendamaikan suasana tapi malah menyiram bensin ke api yang sudah lama berkobar di lcs
dah hapus aja pertalite tanggung kalau cuma naiknya dikit2, suruh masyarakat minum pertamax sekalian atau beralih ke kendaraan listrik
ambon kei dan sekitarnya markas cebong preman dc biarin aja telor mahal, ikuti kata junjungannya piara ayam sendiri
sekarang kalau mau kontak2 gw juga dah jarang pakai wa sekarang kalau ke sahabat karib pakai dm ig dan discord sekalian atau sekelas telegram
jujur aja sebelum gw kenal yang namanya getcontact dan truecaller gw sering banget nerima telepon, sms, dan wa penipuan, bukan gw aja yang kena, saudara dan bonyok gw yang generasi boomer juga sering kena makanya setelah gw install tuh app ditambah app serupa lainnya di playstore dan apple appsto...
benikeren batigols bodoh lo malah maki2 kadrun, jangan samakan gw dengan si bibib rijiek cabul itu yang ternyata antek intel barat BND Jerman via FPI, btw one china policy diakui berarti seharusnya rejim penguasa di taiwan gak dianggap oleh USA karena rejim yang diakui harusnya cuma beijing, kalau
benikeren batigols politik itu bukan berarti harus mengangkangi hukum apalagi hukum internasional, kalau nekat langgar hukum apalagi internasional efeknya nanti seperti hitler langgar perjanjian versailles berujung ww2
benikeren batigols sampai hari ini baik PBB maupun USA mengakui kebijakan satu Cina, jadi kalau amrik coba bela taiwan jelas kelihatan munapignya, situ cuma sekelas tki ind0n yang pemerintahnya mengakui kebijakan satu Cina tapi jadi babu di taipei
sinpantek ini kan arab hadil didikan intelijen malaysia buat bikin petasan dimari, harusnya sesama commonwealth sekali2 aussie juga harus rasakan kiriman rekan se commonwealthnya dari malaysia sana
mayoritas yang subsidi bbm eksportir minyak semua, cuma cina dan india yang diluar eksportir tapi kasih subsidi bbm terbesar karena orangnya milyaran, kalau dimari orang gak sampai 1 milyar harusnya gak usah disubsidi