Coba bikin dah rekam jejak kadrun, PKS, 212, FPI dll yg bencinya ampun2 thd Cina dan memojokkan pemerintah, saat awal2 Corona heboh.
Kalo kata Mardigu Wowiek, pengusaha yg ikutan Lemhanas, dlm setiap kejadian dicari yg paling dapat keuntungan siapa, dan itulah pelakunya. Tau2 saham rontok dan diobral murah, perekonomian Cina ambrol, perekonomian Iran sampe butuh IMF, dan puluhan negara lain terkena imbas. Di Indonesia, PKS, Ani
Kasian tetangga gw, abis subuhan lgs jalan gocar, dhuhuran dah balik lagi... Keliling2 ga dapat penumpang sama sekali.
Gabener dan TGUPP mustinya juga bisa dong nyuruh konsultan utk bikin peta sebaran DBD yg disandingkan dgn Corona. Jgn cuman viral pengalihan isu mulu, dari korupsi, banjir, Monas digunduli, TIM, dll.
Yg percaya sama nih orang, ya tau sendirilah kelasnya kadrun tuh gimana dlm menyebar dan menelan berita.
Gonggongan orang munafik yg sibuk berkedok agama, yg mulutnya sibuk menyebar kebencian, permusuhan, adu domba, SARA, dll.
LAPAN aja dah ga mau nanggepin penggemar teori konspirasi bumi datar. Berpikir out of the box sih iya dan wajar, tapi kalo out of mind ya namanya stupid.
Berkah buat Jakarta... keliatan topeng aslinya si Anies dan TGUPP. Organisasi2 bayaran yg musti menjilat, serakahnya tim Anies utk cari dana pilpres, berasanya warga yg dibodohi politikus berkedok agama yg munafik, pelajaran ketidakbersyukuran, dll.
Dan Gus Mus ada di lokasi saat itu, dimana oleh tentara kerajaan Arab Saudi, dia diberi akses utk menyelesaikan tahapan umrohnya, dan alhamdulillah tidak diganggu pemberontak. Lamanya proses perang sampe 2 minggu, disebabkan kebingungan ulama salafi-wahabi hingga berhari-hari thd ijin menyerang p...