Jerman main bagus tanpa striker murni. Alias mending Havertz atau Gnabry di depan aja dibantu Gosens-Kimmich. Werner-Volland buat strategi cadangan.
Dari segi bertahan, belum terlalu rapi. Tapi wajar karena lawan memang yang terbaik (selain Perancis). Gosens akhirnya menemukan performa terbaik. Versi upgrade Podolski yang terkenal menang lari sama tendangan gledek. Lawan Hongaria gak ada kata lengah, apalagi tadi menit 60an udah tarik pemain u
Kalau ane mulai tahun ini bikin semacam cash in & cash out. Jadi catatan pemasukan dan pengeluaran harian dirinci supaya jelas ke mana alirannya.
Penonton santai aja, nrimo apa adanya, apalagi sesama atlet bulutangkis. Yang ngeramein media sama politikus gak relevan.
klinsi Sebagian besar ane setuju sama om klinsi. 7 tahun yang lalu, kita sama-sama ragu dengan Jerman yang gonta ganti strategi, nyaris gak lolos babak gugur Piala Dunia. Sekarang kita dihantui keraguan yang sama, tapi kali ini sama sekali gak ada pembeda. Gak ada Lahm, gak ada Ozil, gak ada Klose
Bolehlah dicoba Volland di pertandingan berikutnya, tapi memang sih mestinya coba coba taktik sebelum turnamen. Rada ngeri kalau pakai formasi 3 bek lawan Portugal, pemain sayap mereka ngacir dan lini tengah mesti adu kuat lawan William-Danilo. Belum lagi mereka masih punya senjata cadangan Joao Fe
Semoga beliau juga berkenan memberi cuti haid, cuti melahirkan, atau cuti suami menemani istri melahirkan.
Solusinya: 1. Angkat komisaris baru dari relawan Pilpres 2014/2019 2. Sewa bot buat naikin hashtag #PLNkuatbersamarakyat #NKRIhargaPLN #PLNberantaskadrun 3. Bersikukuh monopoli bisnis, jangan sampe ada pesaing dari swasta 4. Bikin meme garing di medsos yang gak ada relevansinya sama peningkatan m...