Mngkn para pendatang baru, ilmunya ga setinggi senior" nya untuk mslh korupsi sampai ga kecium busuknya & ga tersentuh kpk :o Mungkin yang ilmu korupsinya yang paling tinggi adalah yang paling senior. Siapa ya?
Anak2 mudah meniru... Apalagi para penonton (yang di studio) tertawa "senang".. Jadi kelihatannya tidak "dosa" melakukan hal sejenis. Hampir tiap hari ditayangkan, Yang dewasa kan tau ini cuman akting buat lucu2an (dan buat cari duit hehehe)
ko sama gan? Sumpeh gan ane gaada niat repost. ane nyari dari Google. Mungkin source kita yang sama gan. Nah ini satu lagi fakta unik
permisi mas gan :D ane numpang tanya,mumpung ada tugas dari sekolah :D apa dampak negatif dan positif pendudukan spanyol di Indonesia bagi Indonesia dan Dampak negatif dan positif bagi luar negeri .... sudah baca2 buku + searching di mbah google dikit banget artikelnya :( artikel : http://en.m.w
1. Rakyat kita dahulu kala sangat patuh pada raja / aparatnya. Dulu belum ada parlemen. Siapa yang bisa menundukkan/menghabisi/mengontrol raja, hampir otomatis dapet kerajaannya. 2. Dr buku lama Pak Nasution (sedjarah indonesia dalam bidang bersendjata ?) ada disinggung ttg Penguasaan Maritim, baru
Setuju kalo menghindari fitnah. Tapi kebenaran pada akhirnya menang (ciee). Setuju: tgg proses pengadilan. Itu.
Sorry, kayaknya omongan macam bang Ruhut ini yang lebih sia-sia. Gw tunggu omongan dia yang lebih seru, misalnya bongkar semua korupsi kader partainya (kalo memang masih mau didengerin)
Setuju gan. Ini tanda ndak ada masalah dlm teamwork mereka. Kalo JW ndak pernah melimpahkan sama sekali, yah, gubernurnya mgkn spt contoh agan di atas. Ini salah satu kiat Bekerja Total : jangan sampai satu hari pun, jakarta ndak ada yang mimpin.
Ada yang lucu, seandainya Jokowi resmi jadi capres, itu konvensi partai sebelah bakal bubar. :ngakak Mak nyoss komennya! Mungkin ada capres bs jd cawapres (hrs koalisi) haha
Ahok bilang : KALAU mau pencitraan (dst...). Jokowi di balaikota , diliput wartawan dst. Itu biasa dan bukan pencitraan jokowi. Maksud Ahok , dia ndak mau ikut2an nebeng Jokowi pas diliput wartawan. Jika dia ikut2 di balai kota waktu itu, DIA yang bisa dibilang sdg pencitraan. Sederhana sekali kan?
Pemimpin yang baik itu rela berkorban dan cepat bertindak. Yang dipimpin (anak buah dan rakyatnya) berpendapat lain, sah2 saja. Sang pemimpin tidak repot memikirkan citra atau ucapan segelintir orang.
Kisah lama yang terulang kembali. Belanda menggunakan spionase/penelitian pada musuh2nya. Data yang kelihatan "non-militer" pun bisa diolah untuk menentukan strategi besarnya.
Mungkin sampe provinsi saja dulu. Rakyat di daerah pengen lebih cepat sikat K u daerah masing2. Harapan rakyat pd KPK msh ada.
kalo masih ada masyarakat awam yang mendukung partai maling bertopeng santun (demokrat), itu sudah suatu ketololan yang teramat sangat. Setuju... Tapi pilihan lainnya apa ya (bingung)