Hanya buat dia dapat bahan khutbah, imam solat, debat aja, selaginya yang diamalkan sebelumnya itu.. :imlek
Hah elah malah makin rusak jika auto lolos seperti itu, seleksi lebih ketat napa biar kejaring bagus..
Kalau benar-benar bermanfaat buat masyarakat sih gapapa tapi kalau hanya mau ngambil kepentingan aja, no.. besar...
Heran seh entah di sini tukang tipu, tukang korup, tukang ganggu, tukang sampah-sampah lain malah bersatu untuk mendukung kemunduran bangsa dan negara. Habis dah orang yang benar-benar jujur dan berkualitas, miris..
KRAVZHENKO riko911 71disini harus dipertanyakan saat itu apakah mereka ada setuju dulunya karena dipaksa atau ikut sendiri?
ianhanaka tapi di sini susah kalau penerapannya seperti itu yang diutamakan itu kualitas sdmnya yang mana itu masih minim sekali pembenahan seperti kesejahteraan, pengembangan diri, fasilitas dan sebagainya. Kalau masalah perubahan kurikulum, kampus merdeka belajar, sistem zonasi, aja yang diurusin
jondodol99 mau gimana lagi kalau sekarang sih kepedulian pemerintah terhadap fresh graduate hanya sebatas pada program beasiswa atau magang tapi di sisi lain juga perlu namanya pembimbingan terkait pola pikir dan mental setelah lulus, itu yang ane amati belum sampai sini..
blackwind01 emang realitanya begitu malah semenjak sma kan ada tes penjurusan nah barangkali ketika diterima contoh aja dia masuk ipa tapi dia malah pindah jurusan ke ips begitu juga ketika dia diterima di ips malah pindah jurusan ke ipa padahal kan pas tes ditentukan dengan kemampuan nya, makany...