kalo di liat dari sini : www.numbeo.com/property-investment/rankings_by_country.jsp tingkat kemampuan membeli rumah baru 0,37 sedangkan malaysia 1,8. sungguh jauh dengan tetangga. Jelas terlihat adanya kesenjangan (ketidakberpihakan pemerintah terhadap rakyat dalam memenuhi kebutuhan pokok) &
Idenya mengambil fee sekecil-kecil nya dari barang utama yang dijual, trus mencari profit dari side effect kepuasan yang bisa didapat dari sang pembeli. Begitukah ?
tapi memang kerasa beda kalo menjawab sesuatu yang kita ga pernah ngalaminnya... apa jawab apa adanya yah ?