mblong88 mestinya pemerintah ma dpr udah mulai mikirin untuk ngeluarin undang-undang soal penempatan dana nasabah asuransi/reksa dana di pasar saham nih. kalau dapat manager investasi yang asal invest bisa nguap tuh duit nasabah. mungkin bisa dibatasin minimal market cap yang boleh disentuh ma pe
Kayaknya bukan, kalau menurut gw ini semacam "trik" menyimpan uang di kasino (entah cuma kiasan atau memang kasino tempat judi beneran) Tebakan gw sih kayaknya ini nyimpen duit tapi dalam bentuk chip di kasino yang bisa disimpan dan diambil semau kita, intinya untuk menghindari paj
itu bukan harta riil turun tapi penurunan potensi harta kalau semua sahamnya dijual. harta riilnya nggak turun sama sekali & tetap aja kaya raya. lagi siapa yang mau jual sahamnya semua? kekurangan GG adalah diversifikasi usahanya nggak sebagus djarum yang kenaikan hartanya justru dikerek ol
Oh.. pantesan BUMN gak untung2 dari dulu... buat anak perusahaan sebanyak banyaknya, biar banyak jabatan baru di anak perusahaan... menyerap banyak karyawan tapi gak efisien... keuntungan perusahaan buat bayar gaji doang... Mungkin direktur BUMN yg untung pada mikirnya daripada keuntungannya diset
jadi CEO tekanannya memang paling berat. si dagumen founder kaskus yang bujang lapuk itu aja sekarang bukan CEO lagi. beberapa sektor kaskus udah mati kek fjb. pikulan ada di CEO. balik lagi ke bukalapak, itukan sebenarnya belum real profit ya, duit nya cuma dibakar terus dari investor. kapan bal
kasih Jonan aja.. kalo bu Susi nanti diserang karena punya maskapai juga.. kasihan.. mending taruh di BUMN lain, biar ditampolin satu2.. :ngakak dari kabinet sebelumnya ane paling kesel memang sama menteri BUMN, pendidikan, dan kesehatan.. kebijakan nya ga jelas.. antara mereka bodoh banget atau
Waktu itu Traveloka ma Online travel agent lain pada di pressure supaya gak jualan tiket air Asia yg gak mau ikut mahalin tiket nya. Kalau tetap jualan sepertinya diancam gak dapat akses buat jualin tiket nya group Garuda ma Lion.
Kok pake nanya sih bu ? kan itu ada lagi naik spedanya bu :cd: mungkin si ibu dikibulin suaminya soal harga koleksi sepedanya. biasanya kan yg ngumpulin sepeda mahal harganya dikurang2in kl ditanyain istri harga belinya.
Bukannya nunggu RUPS/RUPSLB dulu ya kalau mau copot dirut? Baru kalau komisaris sepakat, dicopot, Iya ga sih? :bingung 4nt1.sup3r betul om. pencopotan AA sih tinggal formalitas aja. 60,5% saham garuda punya pemerintah. Jadinya kalau Erick bilang dicopot ya mau gak mau komisaris yang jadi perwaki
TIM CEBOK DIPERSILAHKAN! bukan tim cebok.... tapi dinas pendidikannya masih bisa ngeles kalau lab kimianya ntar bisa ngajarin siswa untuk produksi barang2 consumable yang biasa dipakai di hotel2, macam sabun hotel, produk2 spa, parfum, aroma theraphy... bisa juga dipakai ngajarin teknik untuk clean
Bulan maret kemarin sudah beli mainframe dengan spek yang sama sepertinya pemprov DKI. Tapi yang pakai dinas kominfo. kali ini badan pajak DKI ya yang minta mainframe ini. https://lpse.jakarta.go.id/eproc4/lelang/37442127/pengumumanlelang waktu itu pemenang lelangnya sih di harga 65M dari pagu 66,
Yap betul, IPO memang salah satu exit strategy untuk nyari private investor, tetapi rata-rata startup yang ada itu setau ogut pada layu sebelum berkembang, alias setelah IPO malah pada jongkok semua harga sahamnya. Menurut ogut, perhitungan valuasi startup ini masih abstrak dan belom ada metode y
Itulah konyolnya. Jelas2 ovo, gopay dsb menerima & menyimpan uang usernya tp dibilang bkn simpanan. Kalau dibilang bkn bank yg memberi bunga simpanan itu memang betul. Lha kl tiba2 pemiliknya bekukan semua akun user & bawa lari uangnya gmn? LPS kan dari awal dibentuk buat jamin da
gak semua investor untung lho invest dari bisnis startup ini, lah itu softbank sampai rugi besar2an investasi di wework.. ruginya jg gak tanggung2, 2x nya APBD tahunan DKI :hammers gw udah nntn video nya tech in asia jauh2 hari.. cuma gw beda pemahaman dalam pengambilan kesimpulan, menurut gw itu s
ernestodelasema IPO itu justru salah satu exit strategy nya buat private investor yg masuk di startup om. Strategi lainnya itu ada akuisisi ma perusahaan yg lebih gede. Mereka bakar duit sampai valuasi perusahaannya bisa berlipat-lipat dari duit yg sudah dibakar kemudian saham nya digelar di bursa
:Yb:hi: Betul, kalau ada yang unik dari masyarakat lokal bisa diintegrasikan tuh wisata budaya, gak hanya wisata alam saja. Dengan wisata budaya juga, masyarakat lokal nanti bisa lebih terlindungi. Cuman kalo masyarakat lokalnya susah diajak kerjasama bisa2 ujung2nya tersisih akhirnya yang masuk
Emang kalau udah ada hotel di tim terus otomatis pemasukannya bisa nutup biaya perawatan tim gitu yg butuh puluhan miliar tiap tahun? https://www.validnews.id/backdoor/asset/news_picture/berita_valid1564575426.jpg Anak perusahaannya Jakpro aja yg bakal ngurus tuh hotel masih minus terus kok tiap ta
Hotel Kuta Paradiso ini yg majang Ferrari Testarossa permanen ya di lobi nya. Ma ada mobil kuning juga kalau gak salah ingat, Lotus atau apa. Kok di beritanya TW cuma bayar 2 miliar buat piutang itu. Padahal pinjamannya kan 17 juta dolar. Apa belinya 2 juta dollar? Ada yg bisa jelasin sistemnya gi
gw kadang masih kurang paham sama beginian itu asing kan sell total sahamnya, otomatis berarti harus ada yang beli dong agar dananya cair nah kalau memang perusahaannya bagus secara fundamental, bukannya menguntungkan investor lokal.. karena agar sahamnya terlikuidasi dengan cepat dan dananya cair
Bursa efek ini brp sih sumbangsihnya ke pajak? pajak transaksi saham sekitar 0,1% om tahun 2019 ini rata2 transaksi di bursa sekitar 9,1 triliun per hari berarti pemasukan negara dari pajak sekitar 9,1 M sehari dari bursa efek.