make duit negara yg notabene duit rakyat buat dapat previllge, gak ada timbal balik ke negara = aja kaya koruptor. :najis
apa2 jepang, pembanding itu cuma jepang, ah retorika delusi anak muda. minimal klo udah pernah kerja di perushaan jepang, bakal tau klo pendidikan mereka gak relate ama perilaku/culture pekerjaan. diskriminasi, hierarki, & bahkan feodalisme ada di sana.
kedahsyatan siklon emg gak kaleng2, curah hujan 1 bulan diguyurkan cuma dalam 1 hari doank. jikalau alam masih perawan pun impact bencana masih ttp ada. ane sendiri menyalahkan lambannya kordinasi antara BMKG dan instansi terkait dari pusat hingga daerah, karene siklon itu bisa diprediksi 14 hari...
padahal tonggak dari industrialisasi dan akhirnya kita sampai ke dalam dunia modern yg mulai berlandaskan AI adalah karena prinsip skulerisme dan atheisme, dimana 2 paham itu menitik beratkan pada konsep realitas & meterialis, eh ente malah kasih konsep khayalan macem kepercayaan dan agama.
gak tau banyak gan, ane ksini pas musim fall 2018 November,, kata driver wisata yg kebetulan org asli magelang tp sudah menetap di sana 23 tahun, dia bercerita ini kota beruntung dapat musim sejuk dan dingin sepanjang tahun, ketika ada anomali musim panas, kesan kumuh, bau tak sedap dan polusi, p...
andri.kurnia928 ngapain repot liat pantulan, yg asli aja ada terus. analogi dalam kalimat retorika elu so basic bgt gan.
dasar pemikiran kenapa ada gagasan pindah planet adalah meledaknya jumlah manusia, kejadian ini dilandasi logika tradisional dan keagamaan yg menganjurkan memperbanyak keturunan.
sebernya yg baru2 ini cuma nyontek konsep banjir bandang, Epos gilgames Babilonia & Kisah Ziusurda Mesopotamia yg sudah ada lebih lama.
omong kosong terbesar kaskus 1. Adanya moderator 2. Moderator yg ada secara fungsi gak terlalu berguna dan cenderung arogan 3. Balik ke Point 1 4. ikut2an politik praktis, zaman jokowi periode 1 dan 2
orang model begini sepanjang generasi ada gan, contoh seniornya macem tung desem waringin, dkk. etnis2 ini emg jago ngecap urusan keduniawian dan org2 buodoh yg kemakan kecapan nya ttp banyak,geleng2..
org2 model gini, jualanya bacotan kesuksesan duniawai, pemuka2 agama jualannya bekal maximal kehidupan akherat. dengan bacot2 nu jutsu begitulah cara dunia bekerja
Klo meilhat dari total Anggaran DAU DTU teruntuk Kab. Raja Ampat : 1. Bagi Hasil Minerba tidak lebih dari 26M setahun, 2. Total APBD tidak lebih dari 50M 3. Dan pengeluaran tetap pemerintah Kbtn = 31 M 4. Jumlah penduduk 70rban jiwa 5. Koefisian APBD dan Penduduk = hanya Rp. 271,426 6. dari to
salah satu yg harus di hilangkan paradigma yg menyudutkan devide at impera, sebagai cara curang/kotor belanda di nusantara. karena pada hakikatnya yg ada adalah di mana 1 kelompok pecundang yg melakukan segala cara untuk menaklukan kekuasaan sah dan menjual legitimasinya ke pihak Belanda. contoh 1.
yg lebih sejahtera itu kelompok nelayan, karena harusnya seperti itu karena mempermudah dari akses modal, pengetahuan, pemasaran, sampai penentuan harga dasar. Rata2 nelayan kecil maunya kerja sendiri-sendiri, gak percaya dengan adanya kelompok serta miskin modalnya juga. selain itu ada masalah u
cacoy dari pernyataan latency di bawah 30 aja udah ngaco, apalagi org desa beli paket starlink cuma buat maen game online. maen apa farmville ? :bingung