Story Twenty Seven - Kalau mau ribut, hayo ribut Dendam, akan manis dia kalau kita padu padankan dengan cinta, percayalah. Dave sudah mengibarkan bendera perang dengan saya sungguhpun itu tidak terlihat secara nyata, namun semua mata mengerti, semua telinga menunggu, apa lagi yang akan Dave perin
Story Twenty Six - Dave vs Me, This Is Mans War "ham, sini bantuin angkatin barang gw dong" "ham, tolong cek kamar dosen udah di siapin belom" "ham, itu nanti pas waktu mau makan, tolong siapin untuk Pak Budi menunya jangan pake ikan bandeng, beliau alegri" itulah sek
Story Twenty Five - Desanty Punya Cerita disebuah SPBU, kami berhenti. Bis-bis mengantri untuk mengisi itu yang namanya BBM, perjalanan masih setengah jarak lagi kawan dari kota Kembang. Saya sudah turun duluan segera bergabung dengan Ulfiana dan Ratih. "Desanty mana?" itu tentu jadi to
Mohon maaf atas ketidakadaan update selama dua hari ini, betul saya sungguh menyesal, dikarenakan satu dan lain hal, saya membuka kaskus ditanggal merah itu sama hukumnya dengan perempuan sembahyang ketika datang bulan. Haram, kawan. terus kalau sekarang diupdate gak gan? kan belum malem :D ini s
Story Twenty Four - Bandung sepanjang jalan "bentar bentar, ini siapa yang ngatur sih pembagian bisnya?" itu suara saya kawan, dihari keberangkatan Fieldtrip ke Bandung. "ah, ini pasti kerjaan BD" suara Ulfiana bergema, sedangkan Desanty terlihat betul dia cemas. "ham, lw
Story Twenty Three - Terobati waktu atau hanya terdiam belaka Cinta, apabila ia tidak terungkap, maka seperti kangker, diam mengendap tak tersangka tak terduga, tiba-tiba ia membesar, membengkak, dan menyiksa. Cinta saya kepada Desi tentu saudara semua mahfum bahwa itu belumlah kandas tidaklah kara
Story TwentyTwo - Dave Saudara, saya ingatkan kepada saudara, apabila ada diantara saudara yang menganggap Dave ini adalah cinta saya, maka sesungguhnya itulah fikiran orang-orang yang kurang ajar. Sudah tentu pernah saya ungkapkan bukan, sekarang kami menghadapi itu yang namanya semester baru. S
cerita lw keren gan :o w mau lihat deh secantik apa desanty.jgn lw pasang disini gan fotona langsung pm w aja gan y fotona, w tngu :p haha, takut saya, takut saudara kenal sama itu nona, nanti saya bisa habis kena sama dia :ngakaks manteb ceritanya, ayo dilanjut lagi gan :ngakak cuman bisa update
Story Twenty One - Galau, kalau anak muda bilang Gelisah Antara Lanjut Atau Udahan, mungkin itu makna yang paling dekat dengan istilah galau untuk apa yang saya rasakan saat ini. Tapi mohon maaf sebelumnya, lanjut disini bukan berarti lanjut dalam artian terus pacaran tapi terus memendam cinta, me
pertama2 bacanya rada bosen.. tp lama2 mala tertarik.... :matabelo penasaran dgn D d crita ini.. apakah desi, diana atau siapa... makin pnasaran krn tokoh yg namanya dr D dsni cakep2 smua klo kata agan cantik tak berbanding, cantik tak terkira.... :ngakak :ngakaks memang betul itu sungguh, makanya
Story Twenty - Cemburu itu perih, Jenderal -bahagian dua- Selesai sudah saya memijati Desi, saya betulkan itu baju, celana, seperti pun Desi melakukan hal yang sama. Jangan berfikiran yang aneh-aneh saudara, ini hanya pijat, betul itu. "kaya biasa ya ham, pijetan lw enak bener, udah lw ga us
simple..fisik desanty cantik (bahkan 3x cantik) tapi hatinya pasti lebih cantik :rose: hmmm wahhh bakal cemburu apa nih sama desi?? anda sotoy betul, sungguh :nohope: tunggu sebentar ya, saya tulis dulu itu apdetannya asek nih main pijat-pijat bukan cerita stensilan ini kawan :metal: Salke
desanty nya udah gila apa agan terlalu ancur jadi diketawain terus? hahahaha saya pun sampai sekarang masih belum dapat itu jawaban, betul itu, sungguh ridwan beneran maho :D icha hanya sebagai tameng saja :ngakaks makin cinta sama desanty :rose: nampaknya seperti itulah kawan, saya jadi penasar
Story Nineteen - Cemburu itu perih, jenderal -bahagian satu- Saya bukan sudah mengubur itu yang namanya cinta saya kepada Desi, masih kawan, seterang matahari pukul dua belas, cinta itu masih ada. Sayangnya kampus, Ulfiana, warnet tidak pernah kenal kompromi, mereka membagi waktu saya seenak hari m
Story Eighteen - Desanty Desanty, semakin saya mengenalnya, semakin saya suka padanya. Kebanyakan perempuan, apabila cantik, jual mahal, apabila jual mahal maka tidak ada itu cerita berteman sembarangan, tidak ada pacaran sembarangan, dimarahi Tuhan nanti. Setahu saya, apabila itu perempuan cantik
selesai juga baca dari awal sampai updatean terakhir.. masih penasaran "D" disini yang dimaksud siapa : Diana Desi Desanty atau masih ada tokoh "D" yang belum keluar.. sebelumnya saya ucapkan terima kasih telah membaca ini cerita dari awal sampai akhir, nanti kawan nanti pertan
Story Seventeen - Intermezo "Bunga apabila ia tidak sempat layu, maka pastilah gugur Cerita cinta lokasi yang sempat saudara baca di depan, apalah itu Ridwan dan Icha, Abung dan Ulfiana, Reza dan Putri atau saya dengan Desi, semuanya gugur, tak sempat dia untuk layu atau berkembang. Tentu k
Story Sixteen - Tersita Sejak diberikan tugas oleh Ibunda Vita, sungguh waktu saya betul tersita oleh Ratih, Ulfiana dan Desanty. Bahkan dikelas pun saya dimonopoli oleh itu tiga nona. saya senang sekaligus bimbang, galau kata anak muda sekarang. saya tentu dan pasti masih menyimpan itu yang naman
kurang asik apdatenya kali ini sedang ada gangguan hati saya, makanya tidak terlalu bisa konsentrasi bikin ini cerita, mohon maafkanlah
Story Fiveteen - Libur kemudian masuk Liburan saya itu sungguh membosankan, setiap hari berulang hari seperti itu saja, pagi saya latihan basket, siang saya kewarnet, malamnya saya ngepet. Itu bercanda, betul itu sungguh. Maka dua minggu saya liburan, itu tersiksa betul jantung ini, tidak ada tat