ini kayak foto di brosur wisata.. realita ga sebagus fotonya. meski fotografer klaim asli tapi dengan teknik kamera. entahlah.. saya yg bukan ahli ikut baca-baca saja hehe
hahaha.. saya kadang suka tidak percaya sama foto profesional gan.. apalagi kalau dihadapin sama brosur liburan.. takutnya ekspektasi ketinggian
m.nasruddin sayang banget .. padahal termasuk fotografer yang namanya sering saya dengar.. tp gpp.. manusia membuat kesalahan, wajar dan bisa diperbaiki..
tidak perlu lah. Masa penghargaan gara-gara berbahasa inggris. Harusnya biasa saja hal ini.. (berbahasa inggris) Mestinya perlu disorot lebih banyak mengenai pekerjaan yang esensial; misalnya menata PKL, angkot yang ngetem sembarangan (padahal di depan hidung polisi atau petugas DLLAJR)..
torpedojumbo sebelum ngakak coba telusuri dulu gan. di jaman bombardir informasi, kita justru harus lebih berhati2 dengan informasi yang tersaji di internet. seperti kita melindungi anak-anak dari sisi negatif internet. Foto itu editan Cuma sayang, manusia suka yang negatif-negatif kan. Kalau tid
banjir salah, ga banjir juga salah.. susah para pemimpin kalau rakyatnya kayak gini. mestinya pemimpin salah di kritik kalau bener diapresiasi. ya semua.. baik pusat dan daerah
dikerjakan salah, tidak dikerjakan juga tetep salah.. mmg sakit orang2 dengan polaritas cobong dan kadrun ini.
billyns apalagi kalau lihat liputan investigasi yang jembatan timbang kernet turun lalu salam tempel. menyedihkan gan