Bukan maksud sara,tapi rata rata rata selain china ,orang jawa itu sukses di kehidupannya. Tapi intinya balik lagi ke pribadi masing masing,mau berasal darimana pun kalo mau usaha pasti ada jalan.
Kalo istri ane ga setuju ane gaakan bisa ketik pxl gitu. Mana ada manusia yg merasa aman dari fitnah?apalagi yg terhadap orang yg dicinta?
sugartomat4 adnanami kalo ane setuju aja ketika istri kerja dirumah misal jualan online atau mengajar murid perempuan atau menjahit dirumah yg tidak ada hubungannya dengan laki laki , Kan bisa ngurus anak juga dirumah dan istri kuliah tinggi tinggi itu gaada yg percuma ketika dirinya tidak berkarir
sugartomat4 adnanami yang ane maksud bukan orang gasuka ,tapi fitnah dalam bentuk bercampur baurnya antara laki laki dan perempuan yg bukan mahrom ,kalo di agama ane diajarkan begitu.
adnanami sugartomat4 apakah istri ente kerja?sama orang?punya atasan?apakah atasannya tidak mendikte,mengatur dan menyuruh nyuruh ?apakah istri ente sama nurutnya ketika disuruh atasan dengan disuruh ente?
greniee tergantung,jika hanya kebutuhan pokok seperti makan minum,tempat tinggal,refreshing sekali sekali pasti cukup,kecuali banyak cicilan disana sini,beda cerita ya. Alhamdulillah ane kerja sendiri kebutuhan bisa tercukupi,selama mau berusaha dan bekerja keras dan juga ingin menghindari fitnah...
adnanami bisa bikin fitnah,bukan bikin fitnah,artinya ketika ada kerjaan si istri yang menuntut partner dengan laki laki lain,contoh ,istri dituntut bekerja dengan partner laki laki bisa bikin fitnah,ketika posisi istri hanya seorang diri diantara para laki laki,bisa bikin fitnah.
Setuju sama ente,apalagi selama kita para laum laki masih punya raga untuk berdiri selama itu pula pantang istri bekerja,apalagi kerja diluar sama orang,udah bisa bikin fitnah,disuruh suruh ,dll
kinggidorah666 ini konteksnya masih nasi ya,kalo beli makanan apapun asal ada uang pasti bisa,tapi ketika orang yg sudah terbiasa makan nasi,lalu tidak ada padi yang di tanam di sawah,gimana mau makan nasi? Dan singapura itu serba impor dari beras sampai daging,kalo negara yang ekspor kebutuhan tsb
Narasi untuk membuka lapangan pekerjaan baru pasti di gaungkan,tapi ketika semua orang punya pekerjaan,tapi tidak ada petani yang menanam padi di sawah,tidak ada beras ,mau makan apa kita ?terutama yg dari orok kebiasa makan nasi
Udah ada yg ngeh belum kalo si fitri ini bilang suaminya kombes,kombesnya dari akabri?bukannya kombes itu polisi?dan harusnya dari akpol?CMIIW